Akses Pertanian Hancur, Ganggu Mobilitas Petani

Akses Pertanian Hancur, Ganggu Mobilitas Petani
Seorang warga saat melintas di jalan pertanian di Dusun Pasar Durung Desa Sukaratu yang sudah sangat rusak, belum lama ini. (HERI PURNAMA/SUMEKS)
0 Komentar

sumedang.jabarekspres.com – Ruas jalan Desa Sukaratu Kecamatan Darmaraja, tepatnya di Dusun Pasar Durung, kondisinya memprihatinkan. Akses jalan tersebut merupakan akses jalan yang menunjang perekonomian masyarakat melalui sektor pertanian.

Salah satu warga sekitar, Cece menyebutkan, jalan tersebut sudah lama dalam kondisi rusak. Padahal, jalan sepanjang kurang lebih 650 meter itu dijadikan akses penunjang mobilitas para petani.

“Akses jalan ini merupakan salah satu akses hidup yang dijadikan sarana aktivitas bagi masyarakat luas,” kata Cece kepada Sumeks, Kamis(28/1).

Baca Juga:Hasil Tes Tulis Pendamping Bumdesa DipertanyakanDesa Licin Alokasikan 32 Persen Dana Desa Untuk Infrastruktur

Selain itu, jalan tersebut juga merupakan akses menuju Waduk Jatigede. Oleh seba itu, jalan yang semula merupakan penghubung antar Desa Sukaratu-Cibogo (sebelum tergenang Waduk Jatigede), selalu ramai dilintasi oleh para pengunjung dari luar daerah yang sengaja berniat untuk mancing ikan di waduk.

“Jalan ini sekarang memang buntu, tapi tetap ramai digunakan. Karena warga luar daerah menggunakan jalan tersebut sebagai perlintasan menuju Waduk Jatigede,” katanya.

Tak hanya itu, pada ujung jalan tersebut juga terdapat pemukiman yang penghuninya merupakan warga terdampak Waduk Jatigede eks Desa Cibogo dan Jatibungur.

“Di ujung jalan ini juga ada pemukiman warga dari wilayah genangan. Dengan begitu jalan ini harus jadi prioritas pembangunan,” kata dia.

Terpisah, Kepala Desa Sukaratu, Sahya menyebutkan, jalan tersebut memang sangat menunjang terhadap roda perekonomian masyarakat. Saat ini, memang sudah harus dibenahi.

“Itu akses pertanian yang jelas akan berdampak kepada ekonomi masyarakat,” kata dia.

Bukan hanya petani, tapi jalan tersebut juga bisa digunakan untuk para nelayan yang hendak mencari ikan di waduk.

Baca Juga:Hj Thoriqoh Dorong Lahan Eks Palaguna Nusantara Jadi Kawasan BisnisJalan Mayor Abdurrahman dan 11 April, Ingatkan Peristiwa Berdarah di Sumedang

“Jalan itu memang multi fungsi. Jadi kalau kondisinya masih seperti itu, saya khawatir semangat petani bisa menurun,” ucapnya.

Sahya menargetkan akses tersebut bisa terealisasi tahun ini. Namun, pihaknya harus kerja keras mencari celah anggaran.

“Targetnya tahun ini bisa terealisasi, tapi nanti kita cari celah anggaran. Masalahnya bantuan dana desa sekarang sudah diatur oleh Perpres No 104 untuk peningkatan perekonomian masyarakat pasca covid 19,” katanya. (eri)

0 Komentar