Dua Atlet Paralayang Tersangkut di Pohon

PENDARATAN DARURAT: Salah seorang Anggita BPBD Sumedang tengah melakukan proses evakuasi atlet paralayang yang tersangkut di pepohonan, di sekitar Kecamatan Cisitu, baru-baru ini.(istimewa)
PENDARATAN DARURAT: Salah seorang Anggita BPBD Sumedang tengah melakukan proses evakuasi atlet paralayang yang tersangkut di pepohonan, di sekitar Kecamatan Cisitu, baru-baru ini.(istimewa)
0 Komentar

sumedangekspres- KOTA – Dua atlet paralayang tersangkut di atas pohon  saat menjalani kejurnas Paralayang dan babak kualifikasi PON ke XXI Tahun 2023, baru-baru ini. Kedua lokasi kejadian berada di sekitar Kecamatan Cisitu, atau tak jauh dari lokasi take off  Batu Dua Kecamatan Cisitu.

“Benar, ada insiden dua orang atlet yang tersangkut di pepohonan, tetapi tidak sampai mengakibatkan cidera ataupun terluka,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Atang Sutarno saat ditemui di kantornya, Rabu (6/9).

Kedua atlet tersebut, kata dia, salah satunya berasal dari Kalimantan Barat.

Baca Juga:Niat Nyuri Kotak Amal, Motor Pelaku RaibKualitas Mutu Guru Terus Meningkat

“Satu orang lagi kami tidak mengetahui, karena tugas kami hanya melakukan SAR dan proses evakuasi korban,” terangnya.

Sebagai salah satu tim keamanan bidang SAR dan evakuasi, pihaknya harus mengambil tindakan cepat dan sigap sesuai standar operasional dan prosedur penyelamatan.

“Kalau memang terdapat cidera ataupun luka, maka kita langsung membawanya ke tempat perawatan atau medis, tetapi jika memang tak ada kendala, maka kita antarkan ke tempat lending atau take off,” bebernya.

Selama pelaksanaan, sambung Atang, timnya tetap berjaga-jaga di sejumlah titik lokasi yang sudah ditentukan.

“Ada empat posko yang dijadikan tempat stand bay, mulai dari lokasi take off hingga tempat lending di kawasan Cisema Jatigede,” terangnya. (nur)

0 Komentar