Contoh studi kelayakan bisnis: Penting dipersiapkan dari awal

Contoh studi kelayakan bisnis
Contoh studi kelayakan bisnis(pinterest)
0 Komentar

sumedangekspres– Contoh studi kelayakan bisnis, banyak hal yang dipersiapkan dalam memulai bisnis supaya bisnismu berjalan lancar. Sehingga pentingnya melakukan studi kelayakan bisnis, yaitu untuk menguji apakah bisnis Anda sudah layak dijalankan atau belum.

Meskipun penting, nyatanya masih banyak pelaku bisnis yang mengabaikan hal berikut.

Akibatnya, tidak sedikit dari mereka akhirnya gulung tikar karena mengalami kerugian.

Baca Juga:Usaha Memprediksikan jodoh: Simak penjelasan berikut!Punya hutang bingung bayarnya? Tips lunasin hutang tapi tidak punya uang

Maka dari itu, jika Anda ingin membuka usaha, pahami dulu apa yang dimaksud dengan studi kelayakan usaha.

Pengertian studi kelayakan bisnis
Apa yang dimaksud dengan studi kelayakan usaha? Secara umum, pengertian studi kelayakan bisnis adalah kegiatan menguji kelayakan suatu usaha maupun proyek dengan mengidentifikasi masalah, peluang, tujuan, dan lain-lain.

Hal ini sebetulnya dilakukan untuk membantu pengusaha mengambil keputusan tepat serta menghindari kerugian yang besar saat menjalankan bisnis.

Dalam kata lain, pengertian studi kelayakan bisnis adalah riset yang dilakukan guna menggambarkan situasi, operasional, hingga menilai hasil manfaat dari suatu proyek.

Tahapan sekaligus contoh studi kelayakan bisnis
Ada beberapa tahapan yang harus dilalui dalam melakukan studi kelayakan.

Yuk, simak langkah-langkah serta contoh studi kelayakan bisnis berikut.

1. Penemuan Ide
Inisiatif ide yang dimiliki merupakan tahap awal dari analisis kelayakan usaha untuk melihat peluang bisnis.

Dalam hal ini, mulailah dengan menguraikan rencana Anda, apakah hal tersebut dapat bersaing di pasar atau tidak.

Baca Juga:Syarat wajib membuat surat izin usaha perdaganganUsaha prediksi: Kebijakan sebagai langkah awal

Contoh studi kelayakan bisnis ini misalnya ide menjual sambal goreng cumi dengan resep keluarga.

2. Penelitian
Ide bisnis yang ditemukan tak serta bisa dijalankan begitu saja.

Tentunya, masih diperlukan proses penelitian agar ide tersebut dapat direalisasikan menjadi sebuah usaha.

Dalam tahap ini, Anda perlu melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap aspek-aspek studi kelayakan yang telah dijelaskan.

Mulai dari mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menginterpretasikan hasil, hingga menyimpulkan serta menjadikannya sebuah laporan akhir.

3. Evaluasi
Tahapan berikutnya adalah mengulas perbandingan ide bisnis terhadap standar aspek-aspek lainnya.

Contoh studi kelayakan bisnis tahap ini misalnya Anda membandingkan total biaya yang diperlukan dengan hasil atau benefit dari bisnis.

0 Komentar