SUMEDANG EKSPRES – Isu kepegawaian yang sempat mengemuka di Puskesmas Cibugel akhirnya diluruskan. Kepala Puskesmas Cibugel, Tarya Sukarya, angkat bicara menanggapi kabar pemberhentian pegawai lama serta pengangkatan sejumlah pegawai baru yang ramai diperbincangkan warga.
Tarya memastikan, persoalan internal yang melibatkan stafnya telah selesai dan tidak seperti yang berkembang di tengah masyarakat.
Dia menjelaskan, staf yang sebelumnya diberitakan diberhentikan kini memang sudah tidak lagi bertugas di Puskesmas Cibugel, namun bukan karena dikeluarkan.
Baca Juga:Dampak Buruk Bergosip, IMM Sumedang Ingatkan Bahaya Ghibah bagi Kesehatan MentalPelajar Padati Museum Sepanjang 2025, Ribuan Pengunjung Catatkan Rekor Kunjungan
“Yang bersangkutan sudah pindah tugas dan sekarang bekerja di lingkungan kecamatan. Jadi bukan diberhentikan,” ujar Tarya saat dikonfirmasi sumeks, baru-baru ini.
Isu lain yang turut mencuat adalah kabar masuknya lima pegawai baru yang disebut-sebut berstatus tenaga honorer. Tarya dengan tegas membantah anggapan tersebut.
Menurutnya, kelima pegawai itu merupakan karyawan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), bukan honorer.
“Perlu diluruskan, lima orang yang masuk itu statusnya BLUD, bukan honorer. Tidak ada pengangkatan tenaga honorer baru di Puskesmas Cibugel,” katanya.
Ia menegaskan, seluruh proses kepegawaian yang dilakukan telah sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, Tarya berharap klarifikasi ini dapat menghentikan spekulasi dan kesalahpahaman di masyarakat.
Diketahui, polemik ini sempat menyita perhatian publik lantaran Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menetapkan kebijakan larangan pengangkatan tenaga honorer baru.
Klarifikasi dari pihak puskesmas diharapkan mampu meluruskan informasi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Puskesmas Cibugel.(kos)
