Marketing Eksekutif PT Makmur Radhika, Fatih Tigo Radityo, menjelaskan bahwa teknologi RDF mampu menangani lonjakan residu sampah tanpa proses pembakaran dan telah sesuai regulasi KLHK.
“RDF dirancang untuk volume besar, termasuk sampah dari program seperti MBG. Sistem pemilahan otomatis membuat proses lebih efisien,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap, sejak awal implementasi MBG sudah disertai skema pengelolaan sampah yang matang agar program peningkatan gizi tidak berujung pada krisis lingkungan.(red)
