SUMEDANG EKPRES – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Dusun Sukakerta, Desa Kebonjati, menyebabkan terjadinya longsor di jalan Bojongjati- jatihurip tepatnya di Dusun Sukakerta kawasan Gunung kacapi baru-baru ini.
Peristiwa tersebut sempat menutup akses jalan penghubung antar desa yaitu Desa Kebonjati dan Desa Jatihurip.
Kepala Desa Kebonjati, Jajang, menjelaskan bahwa longsor terjadi intensitas hujan tinggi, longsor terjadi pada hari Sabtu malam (15/3) pukul 2 dini hari.
Baca Juga:Ketahui Ragam Jenis Sertipikat Tanah dan PerbedaannyaUrus Sampai Tuntas, Pastikan Tanah Aman Usai Lunasi Cicilan KPR
“Pagi harinya kami menerima laporan dari masyarakat bahwa terjadi longsor di dua titik di kawasan Gunung Kacapi,” ujarnya.
Dua titik longsor tersebut berada di jalur Bojongjati menuju Jatihurip, tepatnya di area tanjakan, serta di sekitar kawasan kebun warga. Material tanah yang menutup jalan diperkirakan mencapai satu truk lebih.
Menurut Kades meski sempat menghambat akses warga, longsor tersebut tergolong skala kecil. Penanganan pun dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat bersama pengurus RT/RW, serta perangkat desa.
“Alhamdulillah, berkat antusias dan gotong royong warga masyarakat, penanganan bisa diselesaikan pada hari Minggu (16/3),” tambahnya.
Penanganan evakuasi ditangani pemerintahan desa tidak meminta bantuan dari pihak luar, karena warga masih mampu menangani longsoran tersebut secara mandiri.
Terkait kejadian ini, pemerintah desa mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya di kawasan Gunung Kacapi. Warga diminta tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan penebangan liar, serta menghindari aktivitas pembakaran di area perbukitan.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi. Jika menemukan tanda-tanda longsor atau kejadian darurat lainnya, warga diharapkan segera melaporkannya kepada pemerintah desa.
Baca Juga:Perang Sarung Bikin ResahCegah Bahaya di Jalan, Sopir Angkutan di Sumedang Jalani Tes Urine
“Gunung Kacapi harus kita jaga bersama. Sekarang juga sudah dikelola oleh kelompok Kopi Kacapi Nirwana, sehingga kelestariannya perlu terus dipertahankan,” tutup Jajang. (ahm)
