Bupati Dony Dorong Batik Sumedang Jadi Identitas Budaya dan Produk Unggulan

Bupati Dony Dorong Batik Sumedang Jadi Identitas Budaya dan Produk Unggulan
Batik Sumedang didorong tidak sekadar menjadi warisan budaya yang dilestarikan, tetapi berkembang menjadi identitas daerah yang memiliki karakter kuat, terus berinovasi, dan dikenal luas hingga tingkat nasional.
0 Komentar

“Saya ingin dari kegiatan ini nantinya bisa dipastikan apa yang akan menjadi ciri khas Sumedang atau yang menggambarkan Sumedang. Selanjutnya bagaimana itu bisa dipopulerkan dan dipublikasikan sehingga menjadi identitas yang melekat di benak masyarakat Sumedang dan Indonesia bahwa ini adalah batik Sumedang,” ungkapnya.

Ia menegaskan, keberhasilan sebuah kegiatan tidak berhenti pada pelaksanaan maupun penetapan pemenang. Ukuran keberhasilannya justru terlihat dari adanya tindak lanjut, kesinambungan, serta perbaikan yang dilakukan secara terus-menerus.

“Indikator keberhasilan sebuah kegiatan adalah setelah kegiatan ada tekad yang kuat untuk menindaklanjutinya atau ada kesinambungan. Setelah itu ada perbaikan terus-menerus, sampai terwujud mimpi kita dari Sumedang untuk Indonesia. Itulah akhirnya,” kata Dony.

Baca Juga:Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap BerjalanPastikan Stok Beres Aman

Dalam pengembangan batik Sumedang, Dony menyebut terdapat sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian para perajin. Selain menggali identitas dan karakter Sumedang, desain batik juga harus mampu memadukan tradisi dengan inovasi.

“Parameter lainnya adalah memadukan antara tradisi dan inovasi. Artinya, bagaimana desain batik ini memadukan antara tradisi dan inovasi. Selain itu, batik harus memiliki cerita atau narasi.

Pada setiap desain harus memiliki cerita. Kemudian harus memiliki aspek komersial, dan terakhir libatkan generasi muda sebagai penerus,” pungkasnya.

Ia berharap, karya-karya yang lahir dari Sumedang Membatik tidak berhenti sebagai hasil kompetisi, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi produk budaya sekaligus produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai jual dan mampu memperkuat citra Sumedang.

Adapun hasil penilaian kegiatan Sumedang Membatik Tahun 2026 menetapkan Ina Mariana dari Sanggar Batik Rumah Batik Sumedang/Sanggar WK sebagai juara pertama. Juara kedua diraih Nafisa Sariningsih dari Nafira Batik, sedangkan Noneng Sri Jumianti dari Nafira Batik meraih juara ketiga.

0 Komentar