Pastikan Stok Beres Aman

Pastikan Stok Beres Aman
ILUSTRASI: Petani memanen padi di area persawahan. Produksi padi menjadi salah satu penopang ketersediaan pangan Kabupaten Sumedang yang hingga Juli 2026 masih tercatat surplus.(istimewa)
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – KOTA – Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) Kabupaten Sumedang mencapai sekitar 319 ton. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memastikan stok tersebut masih cukup untuk memenuhi kebutuhan bantuan masyarakat, termasuk menghadapi potensi kekeringan.

Kepala DKPP Kabupaten Sumedang Tono Suhartono mengatakan dari total stok tersebut, sekitar 36,69 ton telah disalurkan sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

“Stok pangan daerah sendiri aman karena kemarin surplus. Sekarang ada di kisaran 319 ton dan sebelumnya sudah tersalurkan hingga Agustus ini 36,69 ton,” kata Tono, baru-baru ini.

Baca Juga:Dua Hektare Perkebunan Bambu TerbakarJalan Mulus Hampir Rampung Pemkab Kebut Perbaikan Menjelang Akhir Tahun

Menurut dia, CPPD digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan beras tersebut antara lain disalurkan ke wilayah yang mengalami kekeringan di Kecamatan Jatinunggal dan Tanjungkerta.

Penyaluran juga dilakukan kepada warga yang terdampak banjir dan pembangunan Tol Cisumdawu di Rancakalong. Bantuan serupa diberikan kepada masyarakat terdampak longsor di Kecamatan Surian.

“Beras cadangan pangan pemerintah daerah ini ditujukan juga untuk yang mengalami bencana alam,” ujar Tono.

Penyaluran CPPD menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat yang mengalami dampak bencana.

Di tengah ancaman musim kemarau, kondisi pangan Sumedang juga masih tercatat surplus. Berdasarkan evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga Juli 2026, Kabupaten Sumedang masih berada dalam kondisi surplus pangan.

“Alhamdulillah untuk hasil evaluasi tingkat Provinsi Jawa Barat, sampai dengan bulan Juli kita ini masih surplus,” katanya.

Produksi padi Sumedang pada 2025 tercatat sekitar 294 ribu ton. Sementara kebutuhan konsumsi masyarakat sekitar 103 ribu ton sehingga terdapat surplus sekitar 191 ribu ton.

Baca Juga:Geoteater Rancakalong dan Nafas Panjang Budaya SumedangGotong Royong Bangun Jembatan Merah Putih

Pemkab Sumedang juga menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kekeringan berkepanjangan. Salah satunya dengan memperbaiki jaringan irigasi yang rusak dan mengembangkan sumber irigasi baru.

Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum. Pemerintah berharap langkah itu dapat menjaga produksi pertanian sekaligus mempertahankan ketersediaan pangan di Sumedang.(win)

0 Komentar