SUMEDANGEKSPRES – Pemerintah Kabupaten Sumedang menambah anggaran untuk perbaikan infrastruktur menjelang akhir 2026. Dalam Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD 2026 yang diajukan kepada DPRD, Rp10,2 miliar dialokasikan untuk melanjutkan perbaikan jalan rusak.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan perbaikan jalan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Tambahan anggaran tersebut diarahkan untuk ruas jalan yang belum tertangani pada anggaran sebelumnya.
“Untuk sektor infrastruktur jalan di perubahan APBD 2026 dialokasikan anggaran sebesar Rp10,2 miliar. Alokasi ini untuk perbaikan lanjutan jalan yang rusak,” kata Dony, baru-baru ini.
Baca Juga:Geoteater Rancakalong dan Nafas Panjang Budaya SumedangGotong Royong Bangun Jembatan Merah Putih
Selain jalan, pemerintah daerah mengalokasikan Rp983,5 juta untuk rehabilitasi jaringan irigasi. Menurut Dony, perbaikan irigasi diperlukan untuk mendukung ketahanan pangan, terutama menjelang musim tanam.
“Tahun ini irigasi ke sawah-sawah terus diperbaiki. Di akhir tahun ini anggarannya ditambah lagi sehingga saat masuk musim tanam, irigasi sudah banyak terbangun,” ujarnya.
Pemerintah juga merespons aspirasi masyarakat mengenai kebutuhan penerangan jalan umum. Dalam perubahan APBD 2026 disiapkan Rp1 miliar untuk pembangunan infrastruktur PJU.
Secara keseluruhan, pendapatan daerah dalam Raperda Perubahan APBD 2026 direncanakan naik 2,19 persen atau sekitar Rp60,23 miliar. Pendapatan meningkat dari sekitar Rp2,75 triliun menjadi Rp2,81 triliun.
Belanja daerah juga naik 3,86 persen atau sekitar Rp106,47 miliar, dari sekitar Rp2,75 triliun menjadi Rp2,86 triliun.
Dony mengatakan perubahan anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk infrastruktur.
Pemerintah mengarahkannya untuk sejumlah kebutuhan pelayanan publik, antara lain pembayaran iuran jaminan kesehatan masyarakat miskin, subsidi bus rapid transit atau BRT, serta kekurangan alokasi gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja paruh waktu.
Anggaran juga digunakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan melalui badan layanan umum daerah (BLUD), pemeliharaan jalan, irigasi dan sungai, pembangunan rumah bagi korban bencana, serta pengadaan tanah untuk relokasi warga terdampak bencana di Cisurat.
Baca Juga:Januari Penuh Berkah: Bupati Dony Pastikan MAN IC Sumedang Siap Digunakan Awal Tahun DepanTinjau Progres Pembangunan, Bupati Sumedang Targetkan Jembatan Sasak Bereum Ujungjaya Rampung Akhir Desember
Pembangunan Jembatan Sasak Beureum juga masuk dalam agenda perubahan anggaran tersebut.
Dony berharap pembahasan perubahan APBD bersama DPRD berjalan dengan baik. Ia mengatakan sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif diperlukan agar belanja daerah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
