SUMEDANGEKSPRES, CIMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Sumedang menargetkan UPTD Puskesmas Cimanggung mulai beroperasi pada 1 Januari 2027.
Pembangunan fasilitas kesehatan di Jalan Parakanmuncang, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, itu diminta selesai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas bangunan.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum mempercepat pembangunan. Ia meminta kendala di lapangan segera dikoordinasikan agar tidak menghambat target operasional.
Baca Juga:Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang ParipurnaJadi Destinasi Sport Tourism Dunia
“Kalau perlu percepatan, tambah SDM-nya. Material harus siap tersedia. Pastikan berkualitas dan tahan lama,” ujar Dony saat meninjau pembangunan Puskesmas Cimanggung, Senin, (21/9).
Selain pembangunan gedung, pemerintah daerah menyiapkan aspek keselamatan di sekitar lokasi. Puskesmas berada di kawasan turunan Jalan Cimanggung yang dinilai membutuhkan fasilitas pengamanan lalu lintas.
Dony meminta Dinas Perhubungan memasang warning light dan zebra cross. Satuan Polisi Pamong Praja dan kepolisian juga diminta mengatur akses keluar-masuk kendaraan ketika puskesmas mulai melayani masyarakat.
Ia juga meminta area sekitar puskesmas tidak digunakan pedagang kaki lima. Penertiban, kata dia, perlu dilakukan sejak awal agar tidak mengganggu akses menuju fasilitas kesehatan tersebut.
“Pastikan di jalur jalannya tidak ada PKL. Kita lebih baik mencegah dari sekarang, kalau sudah berdiri nanti sulit ditertibkan,” katanya.
Puskesmas Cimanggung dibangun di atas lahan seluas 2.752 meter persegi. Bangunan terdiri atas dua lantai dengan luas lantai pertama 546,10 meter persegi dan lantai kedua 491,40 meter persegi.
Pemerintah Kabupaten Sumedang juga merencanakan pembangunan fasilitas rawat inap sebagai tahap lanjutan untuk melengkapi layanan kesehatan di puskesmas tersebut.(red)
