Dean Cities and Local Governments Institute (CLGI) Bambang Susantono juga melihat peluang Sumedang untuk memperluas pengenalan daerah di tingkat internasional.
“Sudah saatnya Sumedang tidak hanya dikenal oleh Indonesia, tetapi juga dunia. Sudah saatnya juga Sumedang berbagi,” katanya.
Salah satu pengalaman yang dinilai dapat dibagikan adalah pengembangan e-government di Sumedang. Melalui jejaring internasional, pengalaman tersebut dapat dipertukarkan dengan praktik pembangunan dari kota dan pemerintah daerah lain.
Baca Juga:Karhutla Belum Reda Tembus 75 Kasus Sumedang Jadi Daerah Kejadian Terbanyak Panen Lebih Baik, Petani Sumringah
Pertemuan di lingkungan akademik ITB itu sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk untuk pembelajaran mahasiswa dan pengembangan kolaborasi dengan UCLG serta mitra lainnya.
Bagi Sumedang, langkah tersebut bukan sekadar mencari pengakuan di tingkat internasional. Jejaring itu diharapkan menjadi jalur baru untuk membawa pengalaman lokal keluar sekaligus membawa pengetahuan dari berbagai daerah dunia ke Sumedang.(red)
