SUMEDANGEKSPRES, TANJUNGKERTA – Sebuah ruang publik tak cukup hanya menjadi tempat orang singgah. Ia harus memberi alasan bagi warga untuk datang, berlama-lama, dan menemukan kehidupan di dalamnya. Alun-alun Tanjungkerta sedang diarahkan ke sana.
Revitalisasi yang tengah berjalan itu akan mengubah wajah alun-alun menjadi ruang publik dengan konsep menyerupai miniatur Alun-alun Sumedang. Pemerintah menargetkan pengerjaannya rampung pada Desember 2026.
Camat Tanjungkerta Indra Wahyudinata menyampaikan perkembangan proyek tersebut setelah bertemu Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama para kepala desa se-Kecamatan Tanjungkerta di Gedung Negara, Selasa, (13/10).
Baca Juga:Kesiapan Teknologi dan Regulasi Jadi KunciManfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat Masyarakat Proses Dipermudah
“Alun-alun saat ini sedang dalam tahap revitalisasi dan tadi sudah dilaporkan ke Pak Bupati Dony. Proyek ini ditargetkan selesai pada Desember 2026,” kata Indra.
Proyek senilai lebih dari Rp400 juta itu dibiayai melalui Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK). Hingga pertengahan Oktober, progres fisiknya mencapai 50 persen.
Salah satu fasilitas yang disiapkan ialah jogging track. Area publik tersebut juga dirancang multifungsi agar dapat digunakan untuk beragam kegiatan masyarakat.
Namun, wajah baru alun-alun tak semata-mata diukur dari lintasan olahraga atau penataan ruang. Ukuran yang lebih penting terletak pada apa yang tumbuh di sekitarnya.
Indra berharap revitalisasi itu membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendukung kegiatan pendidikan, kebudayaan, dan keagamaan. Alun-alun diharapkan menjadi pusat aktivitas yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Terutama bagi para pelaku UMKM agar semakin sejahtera dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) di masing-masing desa,” ujarnya.
Harapan itu menempatkan alun-alun lebih dari sekadar proyek penataan kawasan. Ruang publik tersebut dituntut menjadi tempat bertemunya aktivitas warga dan perputaran ekonomi lokal.
Baca Juga:Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 KantahJadi Center of Excellence, Alun-Alun Tanjungkerta Disiapkan Jadi Miniatur Alun-Alun Sumedang
Pekerjaan fisiknya ditargetkan selesai pada Desember. Setelah itu, tantangan sesungguhnya adalah memastikan ruang yang telah ditata tidak berhenti sebagai wajah baru, melainkan benar-benar hidup dalam keseharian warga Tanjungkerta.(red)
