SUMEDANGEKSPRES – Polres Sumedang bersama tim gabungan menggelar razia di sejumlah indekos dan tempat hiburan malam di Kabupaten Sumedang, Sabtu malam (17/10). Dalam operasi tersebut, petugas menemukan dua bungkus daun kratom siap pakai, satu butir obat keras jenis tramadol, serta sejumlah muda-mudi di bawah umur yang menyewa kamar kos dengan sistem per jam.
Operasi tersebut melibatkan personel Polres Sumedang, TNI, Satpol PP, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan sejumlah instansi terkait. Razia dilakukan untuk menekan peredaran obat-obatan terlarang sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Petugas mengawali operasi dengan menyisir kawasan indekos di Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan seorang pemuda yang kedapatan membawa dua bungkus daun kratom siap pakai.
Baca Juga:Ponpes Annur Dilalap Api Pastikan Tak ada Korban Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2026 Kesiapan Teknologi dan Regulasi Jadi Kunci Utama
Selain itu, petugas mendapati sejumlah muda-mudi di bawah umur yang menyewa kamar kos dengan sistem pembayaran per jam. Pengelola indekos kemudian diberikan teguran dan diimbau memperketat pengawasan terhadap penghuni maupun tamu.
Wakapolres Sumedang, Kompol I Putu Ika Prabawa Kartima Utama, meminta para pengelola indekos menerapkan aturan yang lebih ketat, terutama terkait identitas pengunjung dan pengawasan terhadap anak di bawah umur.
“Kami mengimbau pengelola kos-kosan agar memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP). Mulai dari aturan tamu menginap, kepemilikan KTP, hingga pembatasan akses bagi anak di bawah umur,” kata Putu, Sabtu malam.
Razia kemudian berlanjut ke sejumlah tempat hiburan malam dan karaoke di kawasan Sumedang Kota. Tim gabungan memeriksa pengunjung serta melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan, termasuk ruang VIP.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan satu butir obat keras jenis tramadol dari seorang pengunjung. Pihak-pihak yang terjaring kemudian dibawa ke Mapolres Sumedang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami temuan selama operasi guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran lain yang berkaitan dengan barang-barang tersebut.
Putu juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Menurut dia, upaya menciptakan lingkungan yang aman membutuhkan keterlibatan masyarakat selain aparat penegak hukum.
