APDESI Sumedang Dukung Pilkades Digital, Pendampingan Pemilih Jadi Kunci

DPO APDESI Kabupaten Sumedang,
BERI KETERANGAN: DPO APDESI Kabupaten Sumedang, Sumpena BA saat menyampaikan dukungannya Pilkades serentak 2026 di Kabupaten Sumedang memakai sistem digital. Selasa (27/10).(Achmad/Sumeks)
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Peralihan ke sistem pemungutan suara digital dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Sumedang mendapat dukungan dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI). Namun, penerapan teknologi ini tetap membutuhkan pendampingan agar seluruh warga dapat menggunakan hak pilihnya.

Dewan Penasihat Organisasi (DPO) APDESI Kabupaten Sumedang yang juga menjabat Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) APDESI Kecamatan Cimalaka, Sumpena BA, menilai sistem digital menawarkan kemudahan dalam pelaksanaan pemilihan, terutama dari sisi waktu dan biaya.

“Ini merupakan bentuk terobosan baru. Sistem digital ini lebih praktis, mudah, menghemat biaya, dan mempersingkat waktu pelaksanaan dibandingkan dengan cara lama,” ujarnya.

Baca Juga:Simulasi Cicilan Pinjaman Rp10 Juta, Berapa Angsuran per Bulan?Harga Rumah Subsidi di Sumedang 2026, Ini Syarat dan Cara Mengajukan KPR

Meski demikian, kemudahan tersebut perlu diimbangi kesiapan penyelenggara dalam mendampingi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi. Menurut Sumpena, sosialisasi menjadi bagian penting agar perubahan sistem tidak menyulitkan pemilih.

“Bagi masyarakat yang sudah paham tentu tidak ada masalah, terasa lebih gampang. Namun, panitia harus tetap ekstra mendampingi warga yang belum mengerti,” katanya.

Ia berharap panitia memberikan penjelasan secara menyeluruh mengenai tata cara pemungutan suara digital. Pendampingan diperlukan agar pemilih memahami prosedur dan dapat menggunakan hak pilihnya tanpa kebingungan.

Selain menyoroti kesiapan teknis, Sumpena mengimbau masyarakat menentukan pilihan berdasarkan hati nurani. Warga diminta mempertimbangkan integritas, kemampuan, serta komitmen calon kepala desa dalam memperjuangkan aspirasi dan membangun wilayahnya.

“Utamakan memilih pemimpin yang betul-betul amanah, bisa membawa aspirasi warga, serta mampu membangun dan menyejahterakan desanya,” tegasnya.

Menurut dia, Pilkades bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa. Karena itu, proses pemilihan diharapkan berlangsung tertib dan tidak mencederai nilai-nilai demokrasi.

Sumpena juga menyampaikan ucapan selamat berkompetisi kepada seluruh calon kepala desa, baik pendatang baru maupun petahana yang kembali mencalonkan diri. Ia berharap seluruh tahapan pemilihan berjalan aman dan lancar serta menghasilkan pemimpin yang dapat mengemban amanah warga.

Baca Juga:“Tap Tap Langsung Pesan!” Pesona island girl, no na x Shopee Warna Musik Segar di 11.11 Big Sale5 Wisata Alam Tersembunyi di Sumedang yang Menarik Dijelajahi

Setelah Pilkades selesai, ia mengajak seluruh kepala desa, khususnya di Kecamatan Cimalaka, menjaga kekompakan dan memperkuat kerja sama. Perbedaan selama kontestasi, menurutnya, tidak seharusnya menghambat sinergi antarpemerintah desa dalam menjalankan pembangunan.

0 Komentar