SUMEDANGEKSPRES – Cuaca Kabupaten Sumedang pada Kamis, 5 November 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan.
Suhu udara diperkirakan mencapai 32 derajat Celsius pada siang hari, sementara potensi hujan lokal masih perlu diantisipasi masyarakat.
Berdasarkan informasi Google Weather, suhu udara di Sumedang diperkirakan berada pada kisaran 21–32 derajat Celsius.
Baca Juga:Jelang Relokasi Pasar Cimalaka, Warga dan Pedagang Bentangkan Banner PenolakanDesa Cimalaka Siapkan Anggaran 2027, Pemberdayaan Masyarakat Jadi Prioritas
Kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari cenderung cerah berawan, sebelum mengalami perubahan pada beberapa waktu tertentu.
Peluang hujan dalam prakiraan tersebut mencapai 30 persen sekitar pukul 10.00 WIB. Kecepatan angin tercatat sekitar 11 kilometer per jam, dengan kelembapan udara mencapai 52 persen.
Kondisi ini membuat masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.
Siang Hari Suhu Sumedang Mencapai 32 Derajat
Perubahan suhu diperkirakan terasa sejak pagi. Pada pukul 07.00 WIB, suhu berada di sekitar 23 derajat Celsius.
Memasuki pukul 08.00 WIB, suhu meningkat menjadi 25 derajat Celsius. Selanjutnya, pada pukul 09.00 WIB mencapai 27 derajat Celsius.
Suhu terus meningkat pada pukul 10.00 WIB hingga 29 derajat Celsius. Pada pukul 11.00 WIB diperkirakan mencapai 30 derajat Celsius, kemudian menyentuh 31 derajat Celsius pada tengah hari.
Puncak suhu diprakirakan mencapai 32 derajat Celsius pada sekitar pukul 13.00 WIB.
Masyarakat yang bekerja di luar ruangan disarankan memperhatikan kondisi tubuh, menjaga kecukupan cairan, serta menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari.
Baca Juga:Hadiri Sertijab Danyonif 301/PKS, Ketua DPRD Sumedang Tekankan Sinergi TNI dan Daerah20 Rumah Warga Rancamulya Mulai Diperbaiki Lewat Program BSPS
BMKG Ingatkan Potensi Perubahan Cuaca di Jawa Barat
Di tengah prakiraan cerah berawan di Sumedang, dinamika cuaca di Jawa Barat tetap perlu diperhatikan.
BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung sebelumnya mengingatkan adanya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sejumlah wilayah Jawa Barat selama periode 2–5 November 2026.
Kepala BMKG Bandung, Suaidi Ahadi, menjelaskan bahwa aktivitas gelombang atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Kelvin turut mendukung pertumbuhan awan hujan.
Suhu muka laut yang relatif hangat juga menjadi salah satu faktor yang menyediakan pasokan uap air bagi pembentukan awan.
Untuk Kamis, 5 November 2026, BMKG memasukkan Kabupaten Sukabumi dalam wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Sumedang tidak tercantum dalam daftar peringatan hujan sedang hingga lebat untuk tanggal tersebut.
