SUMEDANGEKSPRES – Cabang olahraga (cabor) pencak silat Sumedang menyumbangkan empat medali pada Porprov XV Jawa Barat 2026. Rinciannya, satu perak dan tiga perunggu.
Meski belum berhasil meraih emas, capaian tersebut meningkat dibandingkan Porprov sebelumnya yang hanya menghasilkan tiga medali perunggu.
Ketua IPSI Sumedang, Roni Setiawan, mengapresiasi perjuangan para atlet. Namun, ia mengaku kecewa dengan keputusan juri pada pertandingan final yang dinilai merugikan pesilat Sumedang.Roni bahkan berencana mengajukan banding.
Baca Juga:Rio Akbar Sumbang Perunggu BMX Racing, Wuddan Apresiasi Perjuangan Atlet SumedangPerjuangan Sengit, Tegar Sumbang Perunggu untuk Sumedang di Porprov XV Jabar
Menurutnya, berdasarkan tayangan Video Assistance Referee (VAR), tendangan atlet Sumedang lebih dahulu mengenai body protector sebelum mengenai bagian vital lawan.
Sehingga, menurut penilaiannya, tindakan tersebut masuk kategori tendangan slice, bukan pelanggaran berat.
“Secara perolehan medali ada kenaikan signifikan. Dulu tiga perunggu, sekarang menjadi satu perak dan tiga perunggu. Namun, kami kecewa dengan keputusan pelanggaran berat saat pertandingan final,” ujar Roni di GOR Pajajaran Bogor, Minggu (8/11/2026).
Empat medali tersebut diraih Reno Septy Setiawan Permadi, Agung Prasetya, dan Suryadi Sudirja yang masing-masing meraih perunggu. Sementara Rifqi Rayhan Al Farisi menyumbangkan perak.
Hasil Agung dan Rifqi masih menunggu proses banding. Adapun Yasin harus terhenti setelah mengalami cedera lutut.
Roni menilai performa para atlet sebenarnya cukup menjanjikan. Bahkan, ia menyebut peluang emas pertama pencak silat Sumedang setelah puluhan tahun terbuka lebar, sebelum akhirnya kandas akibat keputusan pertandingan.
Kendati demikian, IPSI Sumedang tetap optimistis. Lima atlet yang diturunkan dinilai memiliki kualitas untuk bersaing di level nasional.
Baca Juga:Tanpa Tiga Atlet Andalan, Anggar Sumedang Bidik Dua Medali Porprov XV JabarCoklat Asal Sumedang Tembus Pasar Jepang Produk
“Terima kasih kepada seluruh atlet dan tim pelatih yang sudah memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Sumedang. Hasil ini menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi Porprov berikutnya,” tandasnya. (red)
