oleh

Sukaratu-Tarunajaya Harus Ada Jalan Penghubung

SUMEDANGEKSPRES.COM  – Pemerintah Desa Sukaratu Kecamatan Darmaraja mengidamkan akses jalan tembus Sukaratu-Tarunajaya. Pasalnya, pasca penggenangan Waduk Jatigede, belum ada upaya dari pihak terkait untuk penertiban areal pesisir waduk di tiap-tiap desa penyangga.
Hal itu disampaikan Kepala Desa Sukaratu, Sahya Sukarya Putra saat ditemui Sumeks di ruangannya, belum kama ini.

Dia menilai, seharusnya, pemerintah berupaya untuk menjaga akses mobilitas di sepanjang areal pesisir waduk Jatigede. Agar, tidak ada akses jalan buntu.

“Setelah digenangnya waduk tersebut, belum ada upaya pemerintah untuk menertibkan wilayah pesisir waduk. Sampai saat ini masih nampak semrawut,” kata Sahya.

Dia mencontohkan, akses jalan Sukaratu -Tarunajaya saat ini terputus karena adanya waduk Jatigede. Padahal, akses jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat di kedua desa

“Dulu Sukaratu-Tarunajaya ada akses jalan penghubung, sekarang tidak ada. Padahal, masih bisa dibuat jalan infeksi yang mengelilingi waduk tersebut,” ujar dia.

Sahya menerangkan, saat ini pemdes Sukaratu bisa saja bekerja sama dengan Pemdes Tarunajaya untuk pembangunan akses jalan penghubung. Namun, tanah yang digunakan merupakan tanah Waduk Jatigede.

Seharusnya, pihak satker atau BBWS, mensosialisasikan kepada setiap desa terkait ketentuan tanah yang ada di pesisir. Kalau memang bisa digunakan untuk pembangunan jalan, maka keluarkan regulasinya.

“Saya akan coba koordinasi dengan pihak-pihak terkait karena akses jalan penghubung itu sangat penting,” katanya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *