oleh

Pasien Covid Penuhi Ruang Perawatan. Penambahan Tempat Tidur di Ruang Isolasi

SUMEDANGEKSPRES.COM  – Ruang perawatan khusus pasien positif Covid-19 di RSUD Sumedang dikabarkan penuh pada Rabu (9/6) sore.
Kabid Humas RSUD Sumedang, Dahlan Undrayana menanggapi isu yang beredar tersebut. Dia membenarkan penuhnya ruang emergensi pada Rabu (9/6) Sore

“Memang benar. Namun bukan hanya pasien Covid-19, pasien umum juga penuh. Sehingga, banyak pasien yang tidur di velbed,” ujar Dahlan kepada Sumeks, belum lama ini.

Dikatakan, untuk pasien Covid-19 sendiri ditempatkan di lantai 2 Gedung Emergensi. Menurutnya, adanya penambahan tempat tidur untuk ruang isolasi pasien covid-19.

“Masalah tersebut telah terafasi dengan menambahkan tempat tidur dan membuat ruangan perawatan, asalnya 35 tempat tidur, kini menjadi 51 tenpat tidur,” jelasnya.

Dahlan memastikan, pasien positif Covid-19 yang menunggu tidak ditempatkan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pasien umum.

Di tempat lain, Ketua Satuan Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Kabupaten Sumedang H Dony Ahmad Munir menanggapi hal tersebut.  Dia mengatakan ruangan rumah sakit masih sangat cukup untuk menampung pasien, baik covid-19 maupun pasien umum.

“Ruangan di RSUD masih tercukupi, mungkin hanya 50% masih mencukupi untuk badnya. Mungkin karena ada jeda dari IGD menuju ruangan, jadi pasien menumpuk IGD,” ujar Dony.

Dony menuturkan, sebulan pasca Lebaran, kasus harian Covid-19 di Sumedang memang terjadi penambahan yang cukup signifikan.

“Dampak dari liburan Idul Fitri, karena memang ada yang lolos penyekatan dan agak kendor prokes. Sekarang kami ketatkan lagi terkait protes,” papar Dony.

Hingga Rabu (9/6) sore, terdapat sebanyak 99 orang positif covid-19, sebanyak 24 dirawat di RSUD, 75 isolasi mandiri. Jadi total akumulasi pasien positif Covid-19 di Sumedang sebanyak 4.489 orang. Dari total tersebut, sebanyak 114 warga Sumedang meninggal akibat Covid-19.

Ada pun penambahan 18 orang terkonfirmasi positif baru yaitu 1 orang Kecamatan Darmaraja, 1 orang Kecamatan Cisarua, 1 orang Kecamatan Situraja, 2 orang Kecamatan Tanjungsari, 2 orang Kecamatan Sumedang Selatan, 2 orang Kecamatan Jatinangor, 4 orang Kecamatan Cimanggung, 1 orang Kecamatan Paseh, 1 orang Kecamatan Cimalaka, 2 orang Kecamatan Sumedang Utara dan 1 orang Kecamatan Tomo.

Selain ada penambahan, ada juga yang terkonfirmasi sembuh dan selesai isolasi mandiri sebanyak 17. Terdiri dari, 1 orang Kecamatan Sukasari, 10 orang Kecamatan Cimanggung, 2 orang Kecamatan Cimalaka, 2 orang Kecamatan Situraja dan 2 orang Kecamatan Cisarua. (kga)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *