oleh

Kasus Covid 19 Darmaraja Memprihatinkan

SUMEDANGEKSPRES.COM – Pemerintah Kecamatan Darmaraja mengajak masyarakat memerangi Covid 19.

Lonjakan kasus Covid di Darmaraja saat ini paling buruk dari sebelumnya, per tanggal hari Minggu (20/6) saja terkonfirmasi positif covid 19 di Darmaraja ada 14 orang.

Camat Darmaraja Drs Agus Sujatmiko MSi menyebutkan, lonjakan kasus positif covid 19 di Darmaraja terjadi mulai dari 2 minggu terakhir ini. Namun, pihaknya tidak bisa menjabarkan sumber penyebaran covid tersebut dari mana.

“Lonjakan ini terjadi dari dua minggu terkahir. Bahkan, menurut laporan dari Puskesmas, saat ini banyak pasien yang datang ke puskesmas dengan keluhan yang sama (batuk pilek),” kata Agus kepada Sumeks, Senin (21/6).

Dikatakan, untuk menekan angka kasus tersebut pihaknya sudah mengintruksikan kepada seluruh pemerintah desa untuk melakukan penyemprotan desinfektan secara menyeluruh.

Selain itu, lanjut dia, melakukan himbauan di setiap masjid menggunakan pengeras suara yang ada di lingkungan tingkat RT dan mengaktifkan kembali posko di tingkat desa.

“Berbagai upaya sudah kita lakukan. Namun, sepertinya upaya itu akan sia-sia tanpa ada dukungan dan kesadaran dari masyarakat,” kata dia.

Agus menilai, saat masyarakat sadar untuk melawan pandemi covid 19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan dan tidak bepergian ke luar daerah kalau sifatnya tidak emergency, pihaknya optimis lonjakan kasus ini bisa ditekan, bahkan bisa kembali normal.

“Kita berharap, upaya pemerintah untuk menekan kasus covid 19, mendapat dukungan dari semua lapisan masyarakat,” ucapnya. (eri)
SOSIALISASIKAN: Camat Darmaraja (tengah) Agus Sujatmiko saat mensosalisasikan lonjakan covid ke desa-desa.

Kasus Covid 19 Darmaraja Memprihatinkan
DARMARAJA – Pemerintah Kecamatan Darmaraja mengajak masyarakat memerangi Covid 19.

Lonjakan kasus Covid di Darmaraja saat ini paling buruk dari sebelumnya, per tanggal hari Minggu (20/6) saja terkonfirmasi positif covid 19 di Darmaraja ada 14 orang.

Camat Darmaraja Drs Agus Sujatmiko MSi menyebutkan, lonjakan kasus positif covid 19 di Darmaraja terjadi mulai dari 2 minggu terakhir ini. Namun, pihaknya tidak bisa menjabarkan sumber penyebaran covid tersebut dari mana.

“Lonjakan ini terjadi dari dua minggu terkahir. Bahkan, menurut laporan dari Puskesmas, saat ini banyak pasien yang datang ke puskesmas dengan keluhan yang sama (batuk pilek),” kata Agus kepada Sumeks, Senin (21/6).

Dikatakan, untuk menekan angka kasus tersebut pihaknya sudah mengintruksikan kepada seluruh pemerintah desa untuk melakukan penyemprotan desinfektan secara menyeluruh.

Selain itu, lanjut dia, melakukan himbauan di setiap masjid menggunakan pengeras suara yang ada di lingkungan tingkat RT dan mengaktifkan kembali posko di tingkat desa.

“Berbagai upaya sudah kita lakukan. Namun, sepertinya upaya itu akan sia-sia tanpa ada dukungan dan kesadaran dari masyarakat,” kata dia.

Agus menilai, saat masyarakat sadar untuk melawan pandemi covid 19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan dan tidak bepergian ke luar daerah kalau sifatnya tidak emergency, pihaknya optimis lonjakan kasus ini bisa ditekan, bahkan bisa kembali normal.

“Kita berharap, upaya pemerintah untuk menekan kasus covid 19, mendapat dukungan dari semua lapisan masyarakat,” ucapnya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *