oleh

Siswa Aktif Berinteraksi di PLS Akan Mendapat Reward

SUMEDANGEKSPRES.COM – Peserta Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) SMKN Situraja yang bisa mengikuti kegiatan secara keseluruhan dan aktif berinteraksi akan diberikan reward pada akhir kegiatan PLS.

Demikian disampaikan Kepala SMKN Situraja Hendra Hermansah SPd MM pada pembukaan PLS melalui kanal online, belum lama ini.

Kata Hendra, pelaksanaan PLS pada tahun ajaran baru ini terpaksa dilakukan melalui kanal digital seperti zoom, youtube live, IG live dan Facebook.

“Menindaklanjuti intruksi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, kegiatan PLS harus tetap dilaksanakan. Tetapi mengingat kondisi masih pandemi, maka dilakukan secara daring. Adapun untuk simbolis ada perwakilan 6 orang siswa datang ke sekolah. Enam siswa tersebut mewakili masing-masing jurusan,” ujar Hendra.

Hendra menyebutkan, meski PLS dilakukan daring, tapi tidak mengurangi subtansi pelaksanaan PLS. Sebab, ratusan siswa bisa mengakses berbagai kanal dengan sarana berbentuk video profile untuk tetap mengikuti PLS.

Kegiatan PLS sendiri, kata Hendra, akan dilaksanakan dari tanggal 19-23 Juli 2021. Adapun materi yang akan disampaikan selama empat hari tersebut antara lain, pengenalan tata tertib sekolah, pengenalan kurikulum, budaya hidup bersih dan sehat, materi AKB (adaptasi kebiasaan baru). Kemudian pengenalan personel guru dan TU, sadar hukum dan pendidikan anti korupsi.

Selanjutnya, materi tata tertib lalu lintas dan narkoba, pengenalan ekskul dan penjelasan pendampingan orang tua peserta didik baru pada pembelajaran daring.

“Kami juga mendatangkan pemateri eksternal yakni dari unsur Polri dan Dinas Kesehatan. Untuk materi lokal oleh pengajar internal,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMKN Situraja Ading Suherlan SPd MSi menyebutkan, PLS diikuti sebanyak 410 calon siswa. Sebelum pelaksanaan PLS secara daring, para siswa wajib mengisi absen dengan aplikasi digital yang sudah disiapkan pihak sekolah.

Pada saat mengikuti kegiatan PLS, jumlah siswa yang mengikuti kegiatan akan terpantau.

“Memang ada sejumlah kendala yang dihadapi. Diantaranya terkait koneksi internet, ketersediaan kuota internet. Tapi hal ini bisa diatasi dengan banyaknya sarana yang menyediakan wifi gratis. Atau bisa gabung dengan siswa lainnya untuk bisa mengakses kanal yang dipakai untuk PLS,” ujarnya.

Ading menuturkan, untuk merangsang minat para siswa agar terus mengikuti kegiatan PLS secara daring pihak sekolah akan memberikan reward kepada siswa  yang mengikuti sampai tuntas dan aktif berinteraksi dengan nara sumber.

“Bentuk rewardnya bisa saja berbentuk kuota internet, pulsa dan lainnya. Kami masih konsep dengan pihak sekolah,” ucapnya. (eri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *