oleh

Melly Mellyana Tetap Fokus Berkontribusi Meskipun Unggul Dalam Berbagai Survey Sebagai Mojang Pinilih Jawa Barat Tahun 2021

SUMEDANGEKSPRES.COM – Melly Mellyna yang diakrab dipanggil Melly tetap fokus membuat beragam inovasi

dalam rangka mendorong pertumbuhan pariwisata, ekonomi kreatif, dan kebudayaan Kabupaten Sumedang di tengah situasi PPKM.

Salah satu upaya untuk segera keluar dari jebakan pandemi ini adalah dengan melakukan kegiatan vaksinasi secara massif di Kabupaten Sumedang.

Pemerintah Kabupaten Sumedang dan berbagai organisasi cukup rutin membuat penyelenggaraan vaksinasi sampai dengan pelosok daerah.

Melly Ketika diwawancara mengenai tanggapan terhadap hasil Survei Hotpick kedua kalinya dari Indoduwis pada Hari Minggu, 1 Agustus 2021, Melly Mellyna menanggapi bahwa dirinya masih akan fokus menjalankan Amanah sebagai Mojang selama 4 (empat) bulan terakhir ini agar Kabupaten Sumedang bisa segera Kembali ke kondisi dimana semua orang bisa keluar untuk berjualan, bekerja, berwisata Kembali.

Diketahui bahwa Melly kembali unggul dalam survei terbaru. Setelah sebelumnya berhasil unggul dalam Survei Hotpick Sashjabar, survei hotpick pertama Indoduwis sebagai Mojang Pinilih Jawa Barat tahun 2021.

Penilaian survei Hotpick kedua Indoduwis ini antara lain didukung oleh kemampuan komunikasi, rekam jejak prestasi, dan kontribusi di masyarakat.

Melly merupakan orang yang aktif berorganisasi. Bahkan keahliannya dalam menulis sudah tidak dapat diragukan lagi. Ia berhasil menulis 2 (dua) buah buku yang diterbitkan oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia dan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok.

Bahkan ia juga sedang Menyusun sebuah buku yang akan dipasarkan secara luas di Toko-toko buku besar nasional.

Kemampuan akademiknya pun mengantarkan Ia pada tahun 2020 meraih Beasiswa
Chinese Government Scholarship (CGS) untuk menempuh studi S2 di International Business, University of International Business and Economics (UIBE), Beijing, Tiongkok.

Hebatnya lagi, hanya 17 orang di Indonesia yang mampu meraih beasiswa bergengsi dari Pemerintah Cina tersebut.

Melly yang tinggal di Kabupaten Sumedang ini optimis bahwa ajang pemilihan Mojang
Jajaka ini bukan sekedar urusan mahkota, namun juga soal totalitas Ia untuk bisa membawa nama Moka Sumedang dan Moka Jawa Barat berbicara banyak dalam kancah global.

Saya sadar bahwa pola komunikasi dalam mensyiarkan kebudayaan, ekonomi kreatif, dan pariwisata Sumedang serta Jawa Barat harus mulai diinovasikan.

Pesaing kita begitu ketat di tengah derasnya perkembangan sosial media. Zaman ini adalah zaman pertarungan konten.

Siapa yang memiliki konten sosial media menarik, maka besar kemungkinan Ia bisa memenangkan kontestasi, terutama dalam mengundang wisatawan lokal dan mancanegara, ujar Melly.

Tambahnya lagi, Ia juga kini aktif di Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) yang mengajarkan saya banyak tentang keragaman, kepedulian, sosial, dan pencapaian dalam bidang apapun. Saya memahami bahwa Mojang Jajaka juga harus menjadi jembatan toleransi di Jawa Barat yang bisa menciptakan keharmonisan sebagaimana sifat alamiah kita sebagai warga Jawa Barat.

Acara Mojang Jajaka Jawa Barat tahun 2021 ini diadakan secara berbeda dari biasanya. Di tengah situasi pandemi covid-19, Sebagian besar sosialisasi dan pelatihan diadakan secaravirtual dan mengandalkan sosial media.

Para peserta memiliki tugas membuat video Pariguel, mengerjakan tugas kelompok design thinking, mengikuti beberapa kelas sharing alumni dan Instagram Live Bijak dengan para Finalis Moka Jawa Barat, membeli produk UMKM asal Garut yakni Chocodot sebagai bentuk dukungan dan pemberdayaan, serta membuat video dukungan yang luas menuju Grand Final pada September 2021. (rls/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *