oleh

Bupati Sumedang Resmikan Program Bumi Simpati

Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah

 

SUMEDANGEKSPRES.COM, KOTA – DPD Asprumnas Kabupaten Sumedang baru saja menandatangani kerjasama program Bumi Simpati bersama Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir di aula Gedung Negara, Selasa (10/8).

Ketua DPD Asprumnas Kabupaten Sumedang Riki Fazri mengatakan, Program Bumi Simpati tersebut, dilakukan salah satunya untuk Pemulihan Ekonomi Daerah (PED).

“Tujuannya untuk membantu masyarakat Sumedang memeliki tempat tinggal. Program ini juga berlaku untuk semua kalangan masyarakat. Untuk gelombang 6 bulan pertama, itu role model nya di ASN,” ujarnya.

Riki juga menjelaskan, bentuk kemudahan yang ditawarkan kepada masyarakat dalam program tersebut diantaranya dengan harga bisa lebih murah.

“Lalu ada beberapa subsidi biaya dan suku bunga juga lebih murah dari bank penyalur,” sebutnya.

Tak hanya itu, lanjut Riki, dengan adanya program Bumi Simpati, diharapkan dapat kembali menggeliatkan semua sektor ekonomi. Karena menurutnya, pihaknya telah menandatangani fakta integritas untuk menggunakan komponen lokal dalam melakukan pembangunan.

“Seperti pengrajin dan sektor mebeler, itu akan hidup kembali,” ungkapnya.

Dalam program tersebut, Asprumnas akan turut berkolaborasi dengan sejumlah pihak. Diantaranya pihak perbankan dan notaris. Sedangkan peran pemerintah daerah, dalam program tersebut adalah pemberi policy (kebijakan, red).

“Tidak ada anggaran dari pemerintah. Ini murni kolaborasi antara developer, perbankan dan notaris. Developer juga tidak semuanya ikut, karena kita lakukan screening,” paparnya.

BSI Siap Dukung Penuh Program Bumi Simpati

 

Sementara itu, ditempat yang sama Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) Kabupaten Sumedang Ricka Purwantimerlina mengaku optimis dengan adanya program Bumi Simpati.

Sesuai yang disampaikan oleh Bupati, pihak perbankan dituntut untuk memberikan pelayanan yang mudah kepada nasabah. Khususnya pelayanan dalam bentuk digitalisasi.

“Dukungan kita sesuai yang disampaikan pa bupati juga untuk digitalisasi harus siap juga. Jadi penyaluran ini kita pastikan ada beberapa tahapan yang memang prosesnya melalui keputusan. Dan secara legalnya, bisa keluar dalam waktu satu hari,” terangnya.

Ricka juga menambahkan, dengan menyandang peringkat ke 5 di tingkat nasional, BSI sudah menyatakan sangat siap untuk program Bumi Simpati yang mendorong terhadap Pemulihan Ekonomi Daerah.

“Dan kita sudah tumbuh dalam setahun ini sebesar Rp 39 triliun untuk pembiayaan perumahan. Jadi kami sangat siap,” tuturnya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *