Rutilahu Ambruk Sebelum Tersentuh Bantuan

Rutilahu Ambruk Sebelum Tersentuh Bantuan
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES.COM, TANJUNGKERTA – Sebuah rumah Dusun Cinarengta, Desa Sukamatri, Kecamatan Tanjungkerta ambruk. Tersiar kabar, akibat pergerakan tanah tapi bukan. Rumah tersebut memang sudah lapuk dan masuk kategori rumah tidak layak huni.

Diketahui, rumah Ading (55), tiba-tiba ambruk pada Jumat 18 November 2021 sekitar pukul 14.30, ketika hujan turun dengan intensitas tinggi di daerah Tanjungkerta.

Ading mengatakan, rumahnya ambruk karena sudah ada retakan sejak satu tahun kebelakang dan bukan akibat ada pergeseran tanah.

Baca Juga:Yana Prank Akan Jalani Pemeriksaan KejiwaanTahun 2022 Indonesia Presidensi G20, Menko Airlangga: Momentum Branding di Dunia Internasional

“Rumah saya roboh sudah ada tanda-tanda sebelumnya yang diakibatkan tahun lalu ada gempa bumi, sehingga ada retakan,” ujarnya kepada Sumeks, Sabtu 20 November 2021.

Kata Ading, sebagian dinding sudah retak sehingga air masuk ke dalam rumahnya. “Lama kelamaan retaknya semakin besar dari atas kebawah, pas kejadian roboh saya lagi tiduran. Untung saya dan keluarga tidak kena reruntuhan rumah saya,” tambahnya.

Akibatnya, setengah rumah Ading roboh dan hancur tidak bisa digunakan lagi dan sementara waktu ia bersama keluarganya mengungsi ke rumah mertuanya.

“Setelah itu, aparat setempat memantau dan katanya setelah kejadian ini akan dibangun kembali ya syukur kalau gitu mah,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukamantri, Dedi Junaedi mengatakan, rumah yang ambruk ini dikarenakan tidak layak huni bukan pergeseran tanah.

“Kayunya ini sudah rapuh dan ada retakan sehingga ambruk, kalau pergeseran tanah mah mungkin rumah sekitar juga terlihat ada tanda-tanda ini mah tidak,” jelasnya. (asg)

0 Komentar