Hal ini tercantum dalam hadits:
“Tidaklah dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan, kecuali dosa di antara kedua muslim tersebut diampuni oleh Allah SWT” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi).
- Menjadi Syiar
Berbondong-bondongnya umat muslim mendatangi masjid maupun musholla pada setiap waktu shalat fardhu merupakan sebuah bentuk dari syiar.
- Upaya Memakmurkan Masjid
Banyaknya jemaah yang hadir dalam sebuah masjid maka akan membuat tempat ibadah tersebut artinya telah makmur.
Baca Juga:Makna dan Tata Cara Tadarus Al-Qur’an di Bulan RamadhanKisah Teladan Rasulullah Saat Menjalani Ibadah di Bulan Suci Ramadhan
- Memberikan Kesempatan untuk Beri’tikaf
Dengan datang ke masjid, seorang muslim menjadi memiliki kesempatan untuk beri’tikaf.
I’tikaf adalah berdiam diri di dalam masjid untuk mencari keridaan Allah serta bermuhasabah atas perbuatan-perbuatannya selama ini di dunia.
- Memberikan Kesempatan Melaksanakan Shalat Sunnah Isyraq di Pagi Hari
Shalat Isyraq atau Shalat Syuruq adalah shalat sunnah yang dikerjakan ketika matahari sudah terbit dan bulat sempurna.
Dengan shalat jamaah di masjid di pagi hari, maka setiap muslim dapat memiliki kesempatan untuk menjalankan shalat isyraq.
- Saat Meninggal Dunia Jenazahnya Sangat Pantas Dishalatkan di Masjid
Bila seorang muslim telah meninggal dunia, jenazahnya sangat pantas dishalatkan di masjid atau musholla yang biasa menjadi tempatnya beribadah.
Demikian banyak manfaat dari shalat berjamaah. Dengan demikian, mari kita sebagai umat muslim lebih semangat untuk menjalankan ibadah shalat berjamaah di masjid, musholla ataupun langgar yang ada di sekitar kita terutama pada bulan ramadhan seperti sekarang ini. (cr1)