SUMEDANG EKPRES – Pengurus Daerah (PD) Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Sumedang periode 2025–2030 resmi dilantik pada Kamis, (5/2).
Prosesi pelantikan dilaksanakan di Aula Sarana Penunjang Pendidikan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang dan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran pengurus, perwakilan Kementerian Agama, tokoh pendidikan, serta undangan lainnya.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi PGM Indonesia Kabupaten Sumedang untuk memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan kualitas guru madrasah sekaligus memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan anggotanya.
Baca Juga:Lanjutka Program Aher, Ahmad Syaikhu Prioritaskan Perbaikan Ruang Kelas dan Kesejahteraan Guru di JabarLanjutka Program Aher, Ahmad Syaikhu Prioritaskan Perbaikan Ruang Kelas dan Kesejahteraan Guru di Jabar
Ketua PD PGM Indonesia Kabupaten Sumedang, Budi Arista Hidayat menegaskan, amanah kepengurusan yang diemban bukan sekadar jabatan organisatoris, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan landasan nilai keikhlasan dan profesionalisme.
“Amanah ini merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan didasari nilai-nilai keikhlasan dan profesionalisme. PGM harus hadir sebagai organisasi yang memberi manfaat nyata bagi guru madrasah,” ujar Budi.
Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa terdapat empat komitmen utama program kerja yang harus diselesaikan oleh pengurus PGM Indonesia Kabupaten Sumedang periode saat ini.
Pertama, meningkatkan soliditas dan kekompakan antara pengurus dan anggota, agar PGM benar-benar menjadi rumah bersama bagi seluruh guru madrasah.
Kedua, mendorong guru madrasah untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, baik dalam bidang pedagogik, keilmuan, maupun pengembangan diri, sehingga mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
Ketiga, meningkatkan sinergitas dengan para pemangku kebijakan, khususnya pemerintah dan pihak-pihak terkait lainnya, guna memperkuat dukungan terhadap eksistensi dan program-program PGM.
Keempat, menjadikan PGM sebagai organisasi yang aktif dan responsif, terutama dalam memperjuangkan nasib, kesejahteraan, serta hak-hak guru madrasah.
Baca Juga:
Menurutnya, keempat komitmen tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa adanya kebersamaan dan kerja kolektif seluruh pengurus.
“Komitmen ini tidak akan berhasil jika tidak dilaksanakan secara bersama-sama. Seluruh pengurus harus mau bahu-membahu untuk menyukseskan program dan cita-cita organisasi,” tegasnya.
Sebagai langkah awal pascapelantikan, PD PGM Indonesia Kabupaten Sumedang berencana melakukan roadshow ke tingkat kecamatan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring aspirasi dari pengurus dan anggota di akar rumput, sekaligus memetakan kebutuhan serta persoalan nyata yang dihadapi guru madrasah di masing-masing wilayah.
