Ramadan, Berkah Berjualan Aneka Kue dan Kuliner Khas

Editor:

sumedang, CONGGEANG – Momen puasa Ramadan, dimanfaatkan oleh sebagian warga untuk meraup keuntungan. Diantaranya, dengan berjualan aneka kue Ramadan dan kuliner khas suatu daerah.

 

Salah satunya, apa yang dilakukan oleh seorang wanita asal Kecamatan Conggeang Risda Fitriana.

 

Wanita berusia 42 tahun tersebut memanfaatkan momen Ramadan untuk berjualan kue Lebaran, makanan ringan serta kuliner dari berbagai pelosok Sumedang, seperti Kacang Gondolo, Kacang Tanah, gula merah dan lainnya.

 

“Dari sebelum Ramadan, banyak permintaan kacang tanah, kacang bogor (gondolo) dan madu. Kami pun memesan dari berbagai pelosok Sumedang untuk memenuhi permintaan tersebut,” ujar Risda kepada Sumeks, Rabu (20/4).

 

Memasuki minggu kedua Ramadan ini, kata dia, permintaan mulai meningkat dan sudah banyak pesanan yang diterima. Seperti kacang tanah goreng kering, kue lebaran dari berbagai macam jenis, manisan pepaya serta makanan ringan lainnya.

 

“Untuk memenuhi pesanan tersebut, saya menghubungi beberapa teman dan saudara yang membuat aneka kue lebaran dan makanan ringan. Sebagian, saya sendiri yang membuat seperti kacang goreng kering,” jelasnya.

 

Dia menjelaskan, dirinya mempromosikan barang/produk yang dijual melalui media sosial dan door to door ke rumah pelanggan. Terutama, ke kenalan dan rekan-rekan.

 

“Alhamdulillah, sambutannya cukup lumayan. Banyak yang memesan makanan ringan dan kue lebaran. Nanti, beberapa hari menjelang Idul Fitri akan dilakukan pengirimannya,” jelasnya.

 

Risda mengaku, tidak hanya menjual kue lebaran dan makanan ringan saja, dirinya pun menerima pesanan daging sapi dari pelanggan. “Mungkin jumlahnya sedikit, tapi lumayan juga kalau ada pesanan pasti kami terima,” tegasnya.

 

Risda mengatakan, berjualan kue lebaran dan makanan ringan sudah berlangsung sejak Idul Fitri beberapa tahun lalu. Awalnya hanya iseng, tapi karena permintaan banyak, akhirnya bisa menjadi ladang bisnis.

 

“Kami awalnya hanya memenuhi pesanan keluarga dan kenalan di sekitar tempat tinggal saja, tapi sekarang sudah melebar lain desa bahkan luar kecamatan,” tegasnya.

 

Disebutkan, setelah produk dipesan, dirinya pun memberikan pelayanan dengan mengantarkan produk yang dipesan kepada pelanggannya. “Pelanggan dan pemesan cukup duduk manis di rumahnya menjelang Idul Fitri, kami akan mengantarkan barang pesanan mereka,” tuturnya.

 

Risda mengatakan, naiknya harga bahan baku seperti minyak goreng dan lainnya menjadi kendala tersendiri. Dia pun berharap, masalah tersebut segera diatasi oleh pemerintah.

 

“Naiknya beberapa bahan baku memang cukup berpengaruh kepada pengusaha kecil seperti kami, tapi mudah-mudahan masalah ini cepat teratasi,” tutupnya. (red)

 

Baca juga : Setiap Detik di Bulan Ramadhan Begitu Berharga, Ini Penjelasan Ustadz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *