Kunjungan Wisatawan Tidak Terpengaruh Dampak Citengah

Kunjungan Wisatawan Tidak Terpengaruh Dampak Citengah
Tempat Wisata Kampung Ciherang di Desa Cijambu Kecamatan Tanjungsari hingga kini masih dibuka untuk umum (Dok Sumeks)
0 Komentar

sumedang, JATINANGOR – Kejadian banjir bandang yang terjadi di kawasan wisata Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan pada Rabu (04/5) lalu mengharuskan kawasan wisata tersebut ditutup untuk sementara.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Disparbupora Kabupaten Sumedang langsung mengadakan rapat koordinasi dengan para pengelola tempat wisata.

“Kami sedang rapat di Citengah. Selanjutnya ada rakor Forkopimda,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang Bambang Rianto lewat pesan singkat, Minggu (8/5).

Baca Juga:Lebaran, Warung Pinggir Jalan Raup UntungMudik Balik, Antrian Di Pom Kembali Panjang

Pihaknya juga belum bisa menjelaskan secara pasti apakah selanjutnya tempat wisata yang ada di kabupaten Sumedang akan ditutup atau tidak.

Sementara itu, seorang warga Didin, 43, yang tinggal di sekitar tempat wisata Ciherang Desa Cijambu Kecamatan Tanjungsari mengaku tempat wisata tersebut tidak terpengaruh dengan adanya kejadian tempat wisata di Desa Citengah.

“Setiap harinya seusai lebaran tempat wisata itu selalu penuh di kunjungi wisatawan. Tidak ada pengaruh walaupun di tempat lain ada kejadian bencana hingga memakan korban jiwa,” tuturnya.

Pantauan di lapangan, beberapa tempat wisata alam seperti Ciherang, Curug Sindulang serta yang lainnya tidak ada penutupan. Sehingga, warga yang haus dengan hiburan wisata alam dengan leluasa menghabiskan liburannya ke tempat wisata tersebut.

Bahkan dalam promosinya, bagi masyarakat yang hendak berkunjung ke objek wisata Curug Cinulang di wilayah Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, saat ini setiap pembelian tiket diberikan satu botol minuman bersoda secara gratis.

Pengelola sendiri mengundang para wisatawan untuk berkunjung ke Curug Cinulang dengan jaminan aman, wisatawan tak perlu khawatir  juga prokes sudah lengkap. (kos)

0 Komentar