Pemulung Lusuh Bawa Uang Satu Karung Beli Mobil, Langsung Tunjuk yang Warna Putih

Pemulung Lusuh Bawa Uang Satu Karung Beli Mobil, Langsung Tunjuk yang Warna Putih
0 Komentar

sumedangekspres – Seorang pemulung lusuh bernama Wardiji, 69 tahun membawa uang satu karung dan beli mobil.

Pemulung lusuh itu berasal dari warga Brebes yang datang di Kampung Bangun Sari RT 02, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen dan beli mobil beneran.

Uang nya tunai, berjumlah banyak dan karung menjadi gendut isinya recehan.

Baca Juga:Tiga Janda Open BO Digerebek Satpol PP Belitung, Bersama Satu Orang PriaTim Siber Polda Sumsel Tangkap Bandar Judi Online Di Lubuklinggau

Pemulung lusuh yang beli mobil itu dengan harga Rp 180.300.000, keadaan buka bungkus, baru dari Diler.

Dia yang kehidupannya sebagai pemulung, kini bisa membeli mobil dengan seharga Rp 180,3 juta secara tunai.

Pada hari Jumat (19/08/) lalu, dia membawa uang satu karung menuju Diler di Sragen dengan pakaian yang lusuh.

Setelah dicek oleh petugas, ternyata benar-benar membawa uang tunai, dengan pecahan Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 50.000 sampai Rp 100.000.

Uang tersebut dimasukkan di karung.

Ditemui di rumahnya, Wardji mengatakan uang tersebut warisan istri. Selain itu ada tabungan uang hasil memulung.

”Ngumpulin uang hasil memulung selama tiga tahun dan sebagian uang dari istri dapat warisan. Kami sempat dikatain orang-orang, tukang cari rosok beli mobil itu mimpi, mana bisa? Kami buktikan aja ini kita beli mobil beneran,” kata Wardji, Selasa 23 Agustus 2022.

Mobil tersebut rencana akan dipakai bersama istrinya. Awalnya ingin memilih mobil di diler type mahal. Tapi uangnya hanya cukup membeli mobil yang warna putih.

Baca Juga:Pengendara Motor Tewas, Diduga Terjebak Lubang Di Jalintim Palembang-JambiAsmara Putri Candrawathi dengan Brigadir Joshua di Rumah Dulunya Milik Mantan Kapolri

”Saya aslinya Brebes, ke Sragen tengok kakak yang sedang sakit. Nanti mobil akan saya bawa ke Brebes,” jelasnya.

Wardji mengaku belum bisa menyetir mobil. Namun tetap akan belajar menyetir dan yakin akan bisa.

”Kami jaga gengsi, belum bisa nyetir,” ujarnya.
Dia menyampaikan masih ada uang yang disimpan di karung.

Selain itu dia mengaku masih banyak memiliki aset berupa rosok di Brebes. Jika saat cari rosok, Wardji mencari dengan menggunakan sepeda.

”Penghasilan sampai Rp 100 ribu, kadang ada yang ngasih uang sampai Rp 300 ribu,” ujar dia.

Sementara itu, Dezy Ais sales mobil mengaku dapat komsumen yang istimewa. Dia sempat kaget mendapatkan konsumen mbah Wardji.

”Awalnya datang ke diler lihat mobil dan tanya harga, sebelum pulang dia bilang kalau besok akan datang lagi bawa uangnya, sehari kemudian beneran kakek itu datang,” ujarnya. (Pkl2/Nina)

0 Komentar