Terbengkalai, ADeDe Park And Apartemen Angker

Editor:

sumedang, JATINANGOR – Sempat di postingan beberapa media sosial apartemen yang berlokasi di Dusun Cahya Sari, Desa Cileles Kecamatan Jatinangor disebut-sebut angker. Pasalnya, pemilik dari bangunan apartemen tersebut meninggal setelah meresmikan apartemen tersebut.

 

Selain itu, apartemen tersebut kini seakan terbengkalai dan tak terurus. Apartemen yang dibangun sekitar tahun 2014 tersebut sering dijadikan tempat untuk membuat video mistis, khususnya konten konten-konten ujinyali.

 

Dua bangunan apartemen yang masing masing memiliki 5 lantai tersebut terlihat tak terawat, bahkan beberapa kacanya pecah. Namun, banyaknya konten kreator yang membuat video mistis di lokasi tersebut membuat penjaga apartemen mengunci semua pintu.

 

Penjaga gedung tersebut Kamsid menjelaskan gedung tersebut dibangun pada tahun 2014 hingga selesai pada sekitar tahun 2015. Namun sayang setelah dua gedung apartemen tersebut selesai sang pemilik apartemen meninggal dunia selang beberapa hari meresmikan gedung.

 

“Awalnya 2014, tadinya mau dibangun sekitar 13 gedung di lokasi apartemen itu. Tetapi pemiliknya meninggal jadi sampai sekarang belum ada yang lanjutin pembangunan gedung apartemen itu,” jelas Kamsid kepada Sumeks, Kamis (15/9).

 

Ada sekitar 136 kamar dari dua gedung tersebut. Apartemen yang berlokasi di area pedesaan memiliki jarak sekitar dua Kilometer dari wilayah pendidikan Jatinangor. Apartemen tersebut rencananya akan menjadi kompleks Apartemen Pertama di Indonesia dengan fasilitas yang cukup untuk mahasiswa.

 

Apartemen bernama ADeDe Park and Apartemen dibangun oleh PT Artha Debang Development yang dipimpin oleh CEO Jendriko Silalahi. Sayangnya mega proyek tersebut hingga saat ini belum dilanjutkan dan terkesan terbengkalai.

 

Kamsid mengatakan dirinya tidak pernah mengizinkan siapapun untuk membuat konten, khususnya mistis di lokasi tersebut.

 

“Dulu sempat ada yang datang ke sini minta izin bikin video YouTube, tapi ga saya kasih izin karena videonya ujinyali gitu,” jelas Kamsid.

 

Dijelaskan, ADeDe Park and Apartemen sendiri akan segera dilanjutkan pembangunannya.

 

“Saya sama istri pak Jendriko (CEO ADD Group) udah disuruh bersih bersih ilalang yang ada di sekitar apartemen. Mungkin secepatnya akan dibangun kembali,” ucap Kamsid.

 

Kamsid sendiri mengimbau kepada konten kreator untuk tidak menyebarkan berita bohong terkait angkernya gedung apartemen ADeDe Park.

 

“Ya udah gak usah di bikin konten konten horor. Gedung ini saya yang jaga, apa apa sebaiknya izin dulu. Ini kan mau dibangun lagi, kalau dibikin konten horor takutnya gak ada yang mau setelah gedung ini selesai,” tukas Kamsid. (kga)

 

Baca juga: Bawaslu Sumedang Ajak Kawal Demokrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *