Jangan Tergiur Gaji Besar, 10 TKI Asal Sumedang Disekap di Arab Saudi

Jangan Tergiur Gaji Besar, 10 TKI Asal Sumedang Disekap di Arab Saudi
H Mulya Suryadi, Ketua Komisi 3 DPRD Sumedang (ISTIMEWA)
0 Komentar

sumedang, KOTA – Sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sumedang diduga menjadi korban penyekapan di Riyadh, Arab Saudi. Berdasarkan informasi, ada 10 TKI yang disekap di negara tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi 3 DPRD Sumedang H Mulya Suryadi menegaskan para TKI ini harus segera dipulangkan. Pemerintah daerah harus secepatnya berkoordinasi dengan pihak kedutaan

“Dan saya mengimbau kepada warga Sumedang kalau ingin bekerja di luar negeri pakailah jasa yang legal. Jangan tergiur dengan iming-iming gaji besar, tapi cara yang dilakukannya ilegal,” ujar H Mulya Suryadi saat dihubungi melalui selulernya, Senin (12/12).

Baca Juga:Daftar 5 Lowongan Kerja Terbaru Di Bandung Hari ini !Ridwan Kamil: Masjid Al Jabar Akan Diresmikan Akhir Tahun

Dikatakan, kalau sudah seperti ini kan jadi masalah semua. “Kami juga menghimbau usut tuntas para penyalur TKI ilegal agar ditindak karena akan merugikan masyarakat kita juga,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kedutaan Besar sedang diskusi mencari solusi agar para TKI ini bisa segera pulang ke Tanah Air.

“Kemenlu dan kedutaan sedang mencarikan solusi terbaiknya,” katanya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (12/12).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tidak bisa berbuat banyak sebab ada tugas dan pokoknya masing-masing. Intinya, Pemerintah Pusat sedang mengupayakan agar para korban itu bisa segera pulang ke rumahnya.

“Kami pemerintah daerah memaksimalkan upaya ekstra saja tetapi tupoksi utama sedang dilaksanakan perwakilan republik kita di sana, kalau bisa pulang dengan baik-baik,” tuturnya.

Sebelumnya, sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kabupaten Sumedang diduga menjadi korban penyekapan di Riyadh, Arab Saudi. Kemenlu dan kedutaan sedang mengupayakan pemulangan 10 TKI yang diduga menjadi korban penyekapan di Riyadh, Arab Saudi.

Dugaan penyekapan itu dialami 10 PMI dan sudah terjadi sekitar dua bulan.

Baca Juga:Wajib Tahu, Ini Daftar Wanita Yang Paling Berpengaruh Di Tahun 2022 !Trend Makeup yang akan booming di tahun 2023

Para PMI ini diberangkatkan dari Kabupaten Sumedang oleh salah satu perusahaan penyalur tenaga kerja secara ilegal menggunakan visa umrah. (mcr27/jpnn)

0 Komentar