Mengulas Kisah Nabi Isa A.S

Mengulas Kisah Nabi Isa A.S
Mengulas Kisah Nabi Isa A.S
0 Komentar

Sakitnya persalinan dirasakan Maryam di hari kelahiran Nabi Isa. Tertatih-tatih, Maryam berjalan ke sebuah tempat pangkal pohon kurma.

Sembari menghentak-hentak pohon itu, Nabi Isa pun keluar menyapa dunia.

Saat itu, Maryam merasa sangat bingung. Ia tak dapat membayangkan berbagai komentar yang akan diterimanya.

Merasa frustrasi, ia sampai berharap untuk meninggalkan dunia saja. Benar saja, Maryam menjadi buah bibir masyarakat. Banyak yang menuduhnya pezina karena hamil tanpa suami.

Baca Juga:Penembakan Dikota Hamburg Jerman Tadi MalamPencopotan Jabatan Direktur Pertamina Buntut Dari Kebakaran Plumpang

Seolah tahu apa yang dirasakan ibundanya, Nabi Isa yang baru saja lahir itu tiba-tiba berbicara. Atas perintah Allah, Nabi Isa menghibur Maryam hingga hatinya kembali tenang.

Pada akhirnya, Maryam memutuskan untuk membawa anaknya pulang, kembali ke tengah masyarakat.

Nabi Isa Jadi Hamba Pilihan Allah dalam Berdakwah

Dalam Al-Quran, Allah SWT menjelaskan bahwa Nabi Isa adalah salah satu hamba terbaik pilihan-Nya. Nabi Isa juga menjadi utusan Allah yang berkedudukan tinggi dan mulia di sisi-Nya.

Salah besar apabila kaum Yahudi menyebutnya anak pezina. Nabi Isa juga bukan pula anak Allah, melainkan khalifah yang ditugaskan menjadi petunjuk bagi umatnya.

Risalah Nabi Isa pada masa-masa awal setelah kelahirannya adalah menetapkan makam kenabiannya. Selain itu, Maryam juga dinyatakan tidak berdosa atau bersalah.

Saat itu, Nabi Isa belum bertugas untuk memikul tanggungjawab memberikan petunjuk dan menyampaikan agama Ilahi kepada kaumnya.

Namun, ada bahaya yang dilancarakan oleh sekelompok Yahudi. Mereka mengancam Nabi Isa dan Maryam sang ibunda.

Baca Juga:Materi Khutbah Jumat TerbaruTembok Kokoh Ac Milan Malick Thiaw

Namun, Allah senantiasa menunjukkan kuasa-Nya. Dengan penuh kasih sayang, Allah selalu menuntun Nabi Isa dan Maryam ke tempat yang aman, yaitu di sebuah negara yang nyaman dan air yang mengalir lancar.

Di tempat itu lah Nabi Isa melalui masa-masa pertumbuhannya. Dia tengah disiapkan untuk menyampaikan risalah samawi. Pada sebagian riwayat disebutkan tempat itu adalah Najaf.

Di sana lah Nabi Isa bertumbuh dan berkembang atas perlindungan Allah.

Pada masa kenabiannya, Nabi Isa ditugaskan untuk mengajak Bani Israil kembali kepada Allah. Nabi Isa mengharapkan hidayah datang agar dapat menyelamatkan kaumnya dari kesesatan.

0 Komentar