Fakta Gempa Maroko Tidak Hanya Tewaskan 2.000 Orang, Simak Disini Informasi Lengkapnya!

Fakta Gempa Maroko Tidak Hanya Tewaskan 2.000 Orang, Simak Disini Informasi Lengkapnya!
Fakta Gempa Maroko Tidak Hanya Tewaskan 2.000 Orang, Simak Disini Informasi Lengkapnya! (Istimewa/Freepik)
0 Komentar

sumedangekspres – Berikut Fakta Gempa Maroko Tidak Hanya Tewaskan 2.000 Orang, Simak Disini Informasi Lengkapnya!

Maroko merupakan sebuah kerajaan yang terletak di barat laut benua Afrika dengan garis pantai yang membentang dari Samudera Atlantik hingga Mediterania melalui Selat Gibraltar. Ibu kota Maroko adalah Rabat, namun kota besarnya bernama Casablanca.

Selain itu, Maroko memiliki bendera berwarna merah dengan bintang berujung lima berwarna hijau di tengah benderanya. Simbol nasionalnya adalah bintang berujung lima berwarna hijau dengan latar belakang merah melambangkan Pegunungan Atlas dan matahari terbit diapit oleh dua ekor singa.

Baca Juga:Ranca Upas Bandung: Menikmati Indahnya Alam Ditemani Dengan Banyaknya Rusa, Cocok Untuk Melepas Penat Setelah BekerjaBukan Web Manwha Ilegal iMarried Chapter 240 Season 6 Episode 40, Ending Cerita Dari Manhwa iMarried?

Pada lambang negara Maroko terdapat tulisan Arab yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti “Jika kamu mengagungkan Tuhan, Dia akan memuliakanmu”.

Korban tewas akibat gempa berkekuatan 6,8 SR yang mengguncang Negara Maroko bertambah menjadi 2.122 orang dan ribuan lainnya luka-luka. Di tengah kekacauan setelah gempa bumi, para penyintas berjuang untuk mendapatkan makanan, air, dan tempat berlindung.

Upaya pencarian korban hilang terus dilakukan hingga ke desa-desa terpencil terdampak gempa yang terjadi pada malam 8 September waktu setempat. Gempa ini tercatat sebagai gempa paling mematikan dalam enam dekade terakhir di Tanah Air.

Laporan terbaru televisi pemerintah Maroko sejauh ini melaporkan sedikitnya 2.122 orang tewas dan 2.421 lainnya luka-luka. Jumlah korban tewas diperkirakan akan terus meningkat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan lebih dari 300.000 orang terkena dampaknya di Marrakesh dan sekitarnya. Situs-situs bersejarah rusak namun daerah yang terkena dampak paling parah adalah daerah dekat Pegunungan Atlas.

Saksi mata di kaki gunung mengatakan beberapa kota hancur total dan hampir seluruh rumah di Desa Asni rusak. Lebih dari seribu orang tewas di provinsi Al Haouz dan lebih dari 400 orang tewas di kota Taroudant, barat daya Maroko.

0 Komentar