ADHD pada Anak-Anak: Perlunya Pemahaman dan Dukungan Ekstra

ADHD pada Anak-Anak
ADHD pada Anak-Anak (ist/pin/acamh.org)
0 Komentar

sumedangekspres – Belakangan ini, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) tengah menjadi sorotan di media sosial, terutama karena perlakuan diskriminatif yang sering dialami penderitanya dari teman sebayanya.

ADHD, sebuah gangguan kesehatan mental yang umum terjadi pada anak-anak, memerlukan pemahaman dan dukungan lebih lanjut untuk membantu mereka mengatasi tantangan ini, terutama karena hal ini berdampak pada kesehatan mental anak.

ADHD memiliki beberapa ciri, seperti kesulitan fokus atau berkonsentrasi, perilaku impulsif, dan hiperaktif. Informasi dari situs resmi Siloam Hospitals menyebutkan bahwa ADHD dapat disebabkan oleh beberapa faktor risiko.

Baca Juga:Menuju Masa Depan Tanpa E-toll Card dan E-money: Sistem Multi Lane Free Flow (MLFF) Siap MenggantikanUsulan Tarif Parkir di Kawasan Wisata Pangandaran: Peningkatan Pendapatan Daerah dan Dampak Terhadap Pariwisata

Faktor tersebut antara lain genetik, kerusakan otak, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, paparan bahan kimia, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan kurangnya perhatian orang tua.

Gejala ADHD dibagi menjadi tiga kelompok utama: dominan inatentif, dominan hiperaktif-impulsif, dan kombinasi inatentif dan hiperaktif-impulsif. Penderita ADHD sering kali mengalami kesulitan mengikuti arahan, mempertahankan perhatian, dan mengendalikan impulsif.

Penting untuk dipahami bahwa ADHD bukanlah akibat dari pola asuh yang buruk atau kurangnya disiplin. Ini adalah kondisi neurobiologis yang memengaruhi fungsi otak dan memerlukan pendekatan berbeda untuk mendukungnya.

Peran orang tua, guru dan masyarakat sangat penting dalam membantu anak ADHD. Pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi ini dapat mengurangi stigma dan memastikan bahwa anak-anak yang membutuhkan dukungan ekstra mendapatkan bantuan yang mereka perlukan.

Pendidikan masyarakat juga dapat memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung bagi anak-anak dengan ADHD. Menghilangkan stereotip dan meningkatkan kesadaran mengenai gangguan ini dapat membantu menciptakan masyarakat yang lebih inklusif.

Jika anak Anda mengkhawatirkan ADHD, penting untuk menemui dokter. Diagnosis dini dan pengobatan yang tepat dapat memberikan anak-anak kesempatan yang lebih baik untuk mengatasi kesulitan yang mereka hadapi dan tumbuh menjadi individu yang utuh.

Saat menangani ADHD, penting untuk melihat setiap anak sebagai individu unik dengan kebutuhan dan potensinya masing-masing.

Baca Juga:Tim Angklung SMA IT Insan Sejahtera Sabet Juara 1 dalam Angklung Fest 2023: Menguatkan Kebanggaan dan Kearifan LokalSeminar Upgrading Kepemimpinan Pembelajaran: Membangun Generasi Unggul di Era Pendidikan Anak Usia Dini

Dengan pengertian, dukungan dan pendekatan holistik, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak ADHD secara optimal.

0 Komentar