Warga Nanjungjaya Dihantui Banjir Cipelang

KHAWATIR: Bendungan sementara Cariang kembali jebol beberapa waktu lalu.
KHAWATIR: Bendungan sementara Cariang kembali jebol beberapa waktu lalu.
0 Komentar

sumedangekspres, UJUNGJAYA – Warga Dusun Nanjungjaya Desa/Kecamatan Ujungjaya dihantui rasa kekhawatiran. Pasalnya, wilayah Dusun Leuwi Awi merupakan daerah rawan banjir karena berada tepat di pinggir Sungai Cipelang.

Bahkan, beberapa tahun lalu banjir sendiri telah merenggut korban jiwa selain harta benda masyarakat. Kekhawatiran itu diakui oleh warga Dusun Nanjungjaya Aas Sumarya saat berbincang dengan Sumeks, Minggu (2/2).

“Kami sangat khawatir apabila hujan lebat di daerah hulu sungai karena banjir selalu menerjang Dusun Nanjungjaya hampir setiap tahun,” ujar Aas.

Baca Juga:Lahan Bekas Galian C Jadi Tempat Wisata Tampomas Eco ParkUsai Pilkada, Polres Sumedang Gelar Pertandingan Mini Soccer Persahabatan 

Apalagi, kata dia, saat ini Bendungan Sementara Cariang yang diharapkan mampu menahan aliran air sudah jebol kembali. Jadi tidak ada penahan aliran air yang deras dari hulu apabila hujan lebat.

Kini, lanjut dia, Bendungan Sementara Cariang telah jebol kurang lebih sepanjang 25-30 meter dari sebelumnya yang cukup kecil.

“Terjadinya jebol Bendungan Sementara Cariang karena hujan deras di daerah hulu baru-baru ini,” katanya.

Dia mengatakan, warga di Dusun Nanjungjaya berjumlah sekitar 200 Kepala Keluarga. Apabila banjir datang, warga hampir merata terkena banjir.

“Banjir terparah pernah sampai setinggi kurang lebih 2,5 meter. Saat itu, barang-barang milik warga habis dan ludes. Namun beruntung tidak ada korban jiwa, adapun korban jiwa sekitar 2 tahun lalu akibat memaksakan diri menyeberang, dan akhirnya terbawa arus,” katanya.

Aas menjelaskan, saat sebelum ada Tol Cisumdawu air langsung mengalir deras ke hilir, jadi banjir tidak terjadi. Namun, semenjak adanya Tol Cisumdawu, air terbendung oleh urugan tanah Tol Cisumdawu dan meluap ke pemukiman warga di Dusun Leuwi Awi.

“Akhirnya, menyebabkan banjir di Dusun Nanjungjaya karena debit air sangat besar dari hulu sungai Cipelang saat hujan deras,” jelasnya.

Baca Juga:Alami Kelumpuhan Karyani Dapat Bantuan Kursi RodaTumpahan Solar di Jatinangor Celakai Tiga Pemotor

Dikatakan, banjir di wilayah Nanjungjaya tidak hanya melanda pemukiman warga, tetapi juga sawah di sekitar pemukiman terkena dampak.

“Kami tidak mengetahui jumlahnya berapa hektar, namun banyak sawah warga yang terkena dampak. Bahkan, kini tidak bisa ditanami kembali,” jelasnya.

Disebutkan, warga telah berupaya melaporkan keadaansering terjadinya banjir, namun sampai sekarang belum ada langkah nyata. Bahkan, terkesan diam karena belum terjadi banjir kembali.

0 Komentar