Kampung Zakat Atasi Persoalan Masyarakat Sumedang

KOLABORASI: Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat menerima kunjungan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf D
ISTIMEWA, KOLABORASI: Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat menerima kunjungan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Waryono, di Gedung Negara, baru-baru ini.
0 Komentar

sumedangekspres, KOTA – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menerima kunjungan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Waryono, di Gedung Negara, baru-baru ini.

unjungan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyampaikan sejumlah program strategis yang dijalankan Kementerian Agama, khususnya Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf.

Program-program tersebut meliputi Kampung Zakat, Pengelolaan Wakaf, serta Inkubasi Wakaf Produktif.

Baca Juga:Drainase Baru Antisipasi Limbah Warga Desa SukagalihJemaah Haji Asal Sumedang Dituntut Optimis Hadapi Ujian

“Program Kampung Zakat merupakan kolaborasi Kementerian Agama bersama Baznas dan pemerintah daerah untuk mengatasi berbagai persoalan masyarakat, termasuk di bidang dakwah, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan,” ujar Waryono.

Ia juga menjelaskan, pengelolaan wakaf bertujuan memberdayakan aset wakaf agar dapat menghasilkan manfaat ekonomi. Sementara itu, Inkubasi Wakaf Produktif adalah upaya membina dan mendampingi nazir dalam mengembangkan aset wakaf secara optimal.

Waryono berharap Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat mendukung penuh implementasi ketiga program tersebut.

“Kami percaya Sumedang memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan pengembangan zakat dan wakaf produktif,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Dony menyatakan dukungannya terhadap program-program Kementerian Agama. Ia berharap inisiatif ini dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Sumedang.

“Selain meningkatkan kesejahteraan, program ini juga membentuk karakter masyarakat yang peduli dan berdaya,” tutupnya. (red)

0 Komentar