Empu yang Hilang, Karya yang Abadi
Sejarah mencatat raja, perang, dan pergantian kekuasaan. Tapi jarang mengingat sang empu–pembuat mahkota yang memungkinkan semua itu terjadi. Padahal tanpa tangan sang perajin, tidak akan ada simbol legitimasi, tidak ada penyerahan kekuasaan, dan mungkin tidak ada Sumedang Larang seperti yang dikenal hari ini.
Mahkota Binokasih kini disimpan di Museum Prabu Geusan Ulun sebagai pusaka utama. Replikanya berdiri megah di puncak tugu kota Sumedang, menjadi penanda bahwa kejayaan lahir bukan hanya dari raja, tetapi juga dari tangan sunyi seorang empu yang bekerja untuk sejarah.(red)
