SUMEDANG EKSPRES, CIMANGGUNG – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Sumedang mulai menunjukkan peningkatan.
Kondisi ini direspons cepat oleh Koperasi Desa Merah Putih Sindangpakuon yang memperkuat ketersediaan bahan kebutuhan pokok bagi anggota maupun masyarakat umum.
Koperasi yang berbasis di Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung ini memastikan stok sembako aman untuk menghadapi lonjakan kebutuhan selama Ramadan tahun 2026.
Ketua koperasi, Anton Rahardjo, menegaskan pihaknya sejak jauh hari telah melakukan penambahan stok berbagai komoditas utama. Langkah ini dilakukan sebagai strategi antisipasi agar kebutuhan anggota tetap terpenuhi meski permintaan pasar meningkat tajam saat Ramadan.
Fokus utama pengadaan diarahkan pada komoditas penting seperti beras, minyak goreng, dan tepung terigu yang menjadi kebutuhan harian masyarakat.
Menurutnya, program sembako yang dijalankan koperasi tidak hanya bersifat distribusi barang, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan sistem ekonomi berbasis anggota.
Pengadaan barang dilakukan melalui pengelolaan dana kolektif anggota yang berasal dari simpanan wajib, simpanan sukarela, hingga investasi anggota yang berperan sebagai penanam modal dalam pengembangan usaha koperasi.
Skema tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas harga bagi anggota. Pengurus koperasi secara aktif melakukan survei harga dan mencari pemasok dengan harga terbaik agar produk yang dijual tetap kompetitif dibandingkan harga pasar umum.
Dengan strategi itu, anggota koperasi memiliki akses belanja kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama pada periode konsumsi tinggi seperti Ramadan.
Tidak hanya berfokus pada anggota lama, koperasi juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat desa untuk bergabung. Upaya ini diharapkan dapat memperluas manfaat ekonomi koperasi sekaligus memperkuat solidaritas ekonomi berbasis gotong royong di tingkat desa. (kos)
