Sehari Diterjang Bencana, Jalur Cadas Pangeran Sempat Lumpuh Total

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengaku  penanganan longsor Cadas pangeran berlangsu
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengaku  penanganan longsor Cadas pangeran berlangsung cukup lama. (ISTIMEWA)
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES, KOTA – Rentetan bencana terjadi dalam satu hari di wilayah Kabupaten Sumedang, Rabu (8/4/2026). Mulai dari longsor yang menutup total Jalur Cadas Pangeran hingga banjir di sejumlah titik, semuanya dipicu oleh hujan deras yang mengguyur sejak sore hari.

Peristiwa longsor di Jalur Cadas Pangeran, tepatnya di wilayah Kecamatan Pamulihan, terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Material tanah bercampur pepohonan yang terbawa longsoran menutup seluruh badan jalan, membuat arus lalu lintas dari dua arah tidak dapat melintas sama sekali.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan penanganan longsor tersebut berlangsung cukup lama. Tim gabungan harus bekerja keras menyingkirkan material yang menutup jalan selama berjam-jam.

Baca Juga:Rawan Longsor Tiap Tahun, BPBD Sumedang Lakukan Mitigasi di Jalur Cadas PangeranWarga Desa Cimalaka Gruduk Kantor Desa Tuntut Transparansi Pembangunan Pasar Cimalaka

“Alhamdulillah, proses pembersihan sudah selesai sekitar pukul 03.30 WIB dini hari tadi. Kurang lebih memakan waktu 6 sampai 7 jam,” ujar Bambang saat ditemui di wilayah Sumedang Selatan, Kamis (9/4/2026).

Dalam proses evakuasi material longsor, BPBD tidak bekerja sendiri. Sejumlah unsur terlibat, mulai dari TNI, Polri, relawan hingga masyarakat sekitar yang turut membantu mempercepat penanganan di lapangan.

Tak hanya di Cadas Pangeran, bencana juga terjadi di wilayah lain. Longsor dilaporkan terjadi di Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, bahkan menyebabkan satu orang dilaporkan hilang tertimbun material tanah.

Selain itu, banjir juga merendam beberapa titik di Sumedang. Di antaranya kawasan Padasuka serta lingkungan SD Sukasirna 1 dan 2 di Kelurahan Regol Wetan, yang turut terdampak luapan air akibat hujan deras.

Bambang menjelaskan, kejadian bencana yang terjadi hampir bersamaan ini dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi. Berdasarkan informasi dari BMKG, potensi hujan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Meski Jalur Cadas Pangeran kini sudah bisa dilalui kendaraan, pihak BPBD tetap mengingatkan pengguna jalan untuk waspada. Kondisi jalur dinilai aman selama tidak terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami imbau kepada pengguna jalan, jika hujan deras sebaiknya berhenti dan menepi terlebih dahulu. Alternatif lain bisa menggunakan Tol Cisumdawu untuk menghindari risiko longsor,” katanya.

0 Komentar