Sapi Terperosok ke Saluran Pembuangan, Tim Damkar Sumedang Lakukan Evakuasi di Cimanggung

Seekor sapi milik peternak dilaporkan terperosok ke dalam saluran pembuangan di wilayah Dusun Manabaya, Desa S
Seekor sapi milik peternak dilaporkan terperosok ke dalam saluran pembuangan di wilayah Dusun Manabaya, Desa Sindang Pakuwon, Kecamatan Cimanggung. (ISTIMEWA)
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES – Seekor sapi milik peternak dilaporkan terperosok ke dalam saluran pembuangan di wilayah Dusun Manabaya, Desa Sindang Pakuwon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (13/4/2026). Kejadian tersebut langsung mendapat respons cepat dari petugas pemadam kebakaran setelah laporan diterima pada pukul 10.07 WIB.

Laporan pertama disampaikan oleh seorang warga bernama Ariel Arviano Putra (32), yang merupakan pemilik peternakan sapi. Ia mengaku khawatir terhadap kondisi hewan ternaknya yang saat itu dalam keadaan sakit dan terpisah dari kandang utama hingga akhirnya masuk ke dalam bak pembuangan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Regu Piket 2 Pos Damkar Tanjungsari segera bergerak menuju lokasi. Mereka turut dibantu oleh Tim Rescue dari Pos Damkar Cicalengka untuk mempercepat proses evakuasi dan mengantisipasi risiko yang lebih besar.

Baca Juga:Kasus Sempat Mencuat, Pemdes Cintamulya Kini Dipimpin Pj KadesPersonil Polres Sumedang Antar Ibu Hamil yang Kontraksi ke Puskesmas

“Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 10.59 WIB. Petugas gabungan berupaya mengangkat sapi dari dalam saluran dengan menggunakan peralatan khusus serta teknik penyelamatan yang aman, baik untuk hewan maupun petugas di lapangan,” jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang, Syarif Effendi Badar,

Setelah melalui proses yang cukup menantang, sapi tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat pada pukul 12.12 WIB. Keberhasilan ini menjadi bukti kesiapsiagaan tim dalam menangani berbagai situasi darurat, termasuk penyelamatan hewan ternak.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya selalu siap memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai kejadian non-kebakaran seperti evakuasi hewan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian darurat agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat, sehingga risiko kerugian maupun bahaya dapat diminimalisir. (kos)

0 Komentar