SUMEDANGEKSPRES, CIKANDUNG – Wisata Mata Air Cikandung kini tampil sangat berbeda dibandingkan sebelumnya.
Dulu, gerbang tiket Wisata Mata Air Cikandung tampak sederhana dan biasa saja. Namun sekarang, gerbang tersebut telah berubah menjadi lebih bagus, menarik, dan representatif bagi para pengunjung.
Junaidi selaku Ketua Koordinator Lapangan Wisata Mata Air Cikandung menjelaskan bahwa Mata Air Cikandung merupakan salah satu destinasi wisata yang memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan tempat wisata lainnya.
Baca Juga:Bupati Dony Targetkan Satu Tahun Satu Puskesmas Baru untuk Dekatkan Pelayanan KesehatanGroundbreaking Puskesmas Cimanggung Dimulai, Bupati Dony: Layani Masyarakat dengan Hati
Menurutnya, nama Mata Air Cikandung berasal dari lokasi wisata yang berada di Kampung Cikandung serta adanya sumber mata air yang menjadi daya tarik utama wisata tersebut.
“Wisata Mata Air Cikandung harga tiketnya sangat terjangkau. Untuk dewasa Rp10.000 dan anak-anak Rp5.000,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi Wisata Mata Air Cikandung saat ini jauh berbeda dibandingkan dahulu. Jika sebelumnya fasilitas yang tersedia masih kurang memadai, kini berbagai fasilitas telah mengalami perbaikan sehingga lebih nyaman bagi pengunjung.
“Wisata Mata Air Cikandung ini dulu belum terlalu diperhatikan oleh pemerintah. Sekarang sudah langsung dipantau oleh BUMDes. BUMDes juga selalu meng-update mengenai Wisata Mata Air Cikandung, serta Dinas Pariwisata ikut turun tangan langsung berkunjung ke tempat wisata ini. Bahkan Sekda juga berkunjung, serta ada mahasiswa UPI yang ikut mempromosikan Wisata Mata Air Cikandung,” katanya.
Mata Air Cikandung juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Para pelaku UMKM dan warga yang bekerja di kawasan wisata tersebut merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung yang datang, sehingga usaha mereka menjadi lebih ramai.
Wisata Mata Air Cikandung bukan hanya sekadar tempat wisata biasa, melainkan destinasi wisata alam yang memiliki air sangat jernih serta kelestarian sumber air yang tetap terjaga. (kki)
