Bupati menekankan agar pembangunan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan aturan yang berlaku sehingga menghasilkan bangunan yang kokoh, aman dan tahan lama.
“Saya titip kepada pelaksana agar pembangunan ini sukses kualitas, sukses administrasi dan tidak menyisakan masalah. Bangunan yang berkualitas akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh unsur Forkopimcam dan masyarakat ikut mengawal proses pembangunan agar berjalan lancar tanpa hambatan.”Ini adalah harapan masyarakat Cimanggung. Tidak boleh ada yang mengganggu proses pembangunan ini. Mari kita jaga dan sukseskan bersama karena ini kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga:BPD Kebonjati Bentuk Panitia PilkadesSymphony of Dream, Panggung Mimpi Siswa IT Insan Sejahtera
Selain kualitas bangunan, Bupati Dony juga menegaskan peningkatan pelayanan harus menjadi prioritas setelah puskesmas baru selesai dibangun. Ia meminta seluruh tenaga kesehatan memberikan pelayanan dengan empati, keramahan dan senyum kepada masyarakat.
“Melayani masyarakat tidak cukup dengan pemeriksaan dan obat-obatan. Obat pertama bagi pasien adalah pelayanan yang baik, senyum, keramahan dan empati. Layani masyarakat dengan hati,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengungkapkan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperluas akses pelayanan kesehatan dengan menargetkan pembangunan minimal satu puskesmas baru setiap tahun.
Ia berharap pembangunan Puskesmas Cimanggung dapat diselesaikan tepat waktu pada 5 Desember 2026 dan dilanjutkan dengan pembangunan fasilitas rawat inap pada tahun berikutnya.
Bupati juga menitipkan kepada Dinas Perhubungan untuk menyiapkan sarana pendukung keselamatan lalu lintas di sekitar puskesmas, seperti warning light, marka jalan, zebra cross dan lampu penerangan jalan.
“Saya minta Dishub menyiapkan fasilitas keselamatan lalu lintas agar keberadaan puskesmas ini tidak menimbulkan kemacetan baru dan masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (red)
