SUMEDANGEKSPRES – Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk mempelajari berbagai inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang telah dikembangkan Kabupaten Sumedang.
Dipimpin langsung Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, seluruh anggota rombongan diterima Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir di Command Center Pusat Pemerintahan Sumedang, Selasa (28/7/2026).
Turut hadir dalam rombongan jajaran kepala perangkat daerah Pemerintah Kota Pekanbaru, di antaranya Kepala Bapenda, Kepala DPMPTSP, Inspektur, para asisten daerah, Kepala BPKAD, Kepala Bagian Kerja Sama, serta sejumlah pejabat lainnya.
Baca Juga:Delegasi Guru Malaysia Jadikan Sumedang Rujukan Praktik Lesson StudyLegalitas dan Pelatihan Keamanan Pangan Dongkrak Kualitas Produk UMKM
Dalam sambutannya, Wali Kota Agung Nugroho mengungkapkan bahwa Sumedang menjadi salah satu daerah yang direkomendasikan banyak pihak sebagai rujukan dalam pengembangan inovasi pemerintahan.
“Sebelum ke sini kami mencari informasi terlebih dahulu daerah mana yang layak menjadi tempat belajar. Nama Kabupaten Sumedang banyak direkomendasikan, baik oleh kementerian maupun para kepala daerah, karena dinilai berhasil menghadirkan berbagai inovasi pelayanan publik,” ujarnya.
Ia mengatakan, selama ini masyarakat mengenal Sumedang melalui kuliner Tahu Sumedang. Namun menurutnya, kini Sumedang juga dikenal sebagai daerah yang kaya inovasi.
“Kami datang bukan hanya menikmati Tahu Sumedang, tetapi belajar berbagai inovasi luar biasa yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumedang,” katanya.
Agung menjelaskan, kunjungan tersebut menjadi momentum berbagi pengalaman antar pemerintah daerah, khususnya terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengelolaan pertanahan, pelayanan perizinan, pengelolaan sampah, hingga transformasi digital.
Ia memaparkan sejumlah inovasi yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Pekanbaru, seperti optimalisasi PAD melalui penguatan pendataan objek pajak, penyederhanaan layanan perpajakan, pelibatan kader PKK dalam penyampaian SPPT PBB dan edukasi pajak kendaraan bermotor, hingga digitalisasi pengelolaan sampah berbasis transaksi elektronik.
Menurutnya, pendekatan yang mempermudah pelayanan kepada masyarakat terbukti mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendongkrak penerimaan daerah.
Baca Juga:ASN Teladan Bukan Hanya Sekadar Mendapat Gelar, Kang Maman: Harus Mampu Memberi Contoh BaikWanita Adalah Penyangga Negeri, Dony: Ibu Merupakan Tiang Negara
“Kami meyakini masyarakat sebenarnya mau membayar pajak apabila pelayanannya mudah. Karena itu kami terus memperbaiki sistem agar lebih sederhana, cepat, dan transparan,” tuturnya.
Selain itu, rombongan juga tertarik mempelajari sistem pelayanan pertanahan, pemanfaatan teknologi informasi melalui Command Center, hingga berbagai aplikasi digital yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Sumedang.
