“Mantap, alhamdulillah. Jazaakallah bimbingannya, Bu Jazzy,” ujar Budi Setiawan melalui pesan pada 31 Juli 2026.
Prestasi yang diraih Biru menjadi penanda bahwa budaya membaca tidak berhenti pada aktivitas membuka halaman demi halaman buku. Dari proses memahami isi bacaan, mengolah gagasan, hingga menuangkannya menjadi tulisan, lahir kemampuan berpikir kritis yang menjadi bekal penting bagi generasi muda.
Melalui ajang seperti ini, Disarpus Sumedang berupaya menghadirkan literasi bukan sekadar sebagai kebiasaan membaca, melainkan sebagai jalan bagi pelajar untuk menemukan suara, mengasah nalar, dan menunjukkan prestasi.***
