10 Hektare Jadi Laboratorium Padi

10 Hektare Jadi Laboratorium Padi
BERI KETERANGAN: Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Sumedang Tono Suhartono berikan keterangan kepada awak media, Senin (31/8).(Dok Sumeks)
0 Komentar

“Jadi masing-masing mitra kerja, baik akademisi maupun lembaga pertanian, memiliki perlakuan yang berbeda. Ini bukan untuk membandingkan siapa yang paling unggul, tetapi membuat laboratorium kajian,” kata Tono.

Konsep tersebut, menurut Tono, menjadi bagian dari revolusi pertanian yang bertumpu pada prinsip 4A: air, tanah, benih, dan teknologi. Ketersediaan air menjadi salah satu faktor utama agar budidaya padi berjalan optimal.

Laboratorium padi di Banyuasih juga tidak dirancang sebagai proyek percontohan tunggal. Pemerintah Kabupaten Sumedang berencana menyiapkan demplot uji coba di 26 kecamatan.

Baca Juga:Jalankan Program Kerja Prioritas Nasional 2027, Kemen ATR/BPN Fokuskan Anggaran untuk Ketapang dan Sertipikasi836 KPM Terima Bantuan Beras

“Kalau nanti hasilnya meningkat, masyarakat tentu akan mengikuti,” ujar Tono.(red)

0 Komentar