SUMEDANGEKSPRES – Mengusung tema Peningkatan Kompetensi tentang Pencegahan dan Penanggulangan Cedera Olahraga, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang menggelar Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Bidang Ilmu Tahun 2026 dengan fokus pada pencegahan dan penanganan cedera olahraga.
Kegiatan tersebut diikuti 60 mahasiswa dan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjas) se-Kabupaten Sumedang yang digelar di Kampus 2 UPI Kampus Sumedang, Senin (31/8).
Pada kesempatan tersebut Prof Indra menyampaikan, bahwa program PkM tersebut akan dilaksanakan selama dua hari yaitu Senin 31 Agustus dan hari Selasa 1 September 2026.
Baca Juga:Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri220 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Dibagikan untuk Abang Becak Lansia di Sumedang
Kegiatan pengabdian pada masyarakat tersebut menjadi bagian dari komitmen UPI dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan dan keolahragaan.
Pada hari pertama, para peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar cedera olahraga, langkah-langkah pencegahan, hingga penanganan cedera. Materi diberikan untuk memperkuat pemahaman peserta sebelum memasuki sesi praktik.
” Kemudian, pada hari kedua dilanjutkan dengan simulasi dan praktik langsung. Peserta diberikan kesempatan mempraktikkan berbagai gerakan dan teknik penanganan cedera yang dapat diterapkan ketika terjadi insiden di lapangan,” Paparnya.
Pada kegiatan tersebut tim PkM UPI Kampus Sumedang menghadirkan tiga pemateri, yang memiliki kompetensi di bidangnya masing- masing, yakni Prof. Dr. Indra Safari MPd., selaku penanggung jawab pelaksanaan kegiatan, Dr. Supiar Mujianto, M.Pd., dan Gilang Ginanjar, M.Pd.
Materi yang di sampaikan dari Gilang Ginanjar, M. Pd., tentang Penanggulangan Cedera Olahraga, Sementara dari Dr. Sufyar Mujianto, M. Pd., terkait Pencegahan Cedera Olahraga, dan dari Prof. Dr. Indra Safari, M.Pd., yaitu Simulasi Penanggulangan Cedera Olahraga.
Prof Indra menjelaskan secara struktur, program PkM tersebut sebelumnya diketuai oleh Dr. Adang Sudrajat.
” Namun, karena Dr Adang sudah memasuki masa purna bhakti, tanggung jawab pelaksanaan kegiatan dilanjutkan oleh saya bersama tim anggota,” jelasnya.
Baca Juga:Senam Dania Sambut Lomba Agustusan Muktamar ala Ahwa
Lebih jauh Prof Indra menyampaikan bahwa Program PkM tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan praktis mahasiswa yang dipersiapkan menjadi guru maupun pelatih serta guru Penjas yang saat ini aktif mengajar di Kabupaten Sumedang.
” Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu mengenali, mencegah, serta memberikan penanganan awal terhadap cedera olahraga secara cepat dan tepat ketika mendampingi siswa maupun atlet di lapangan,” katanya.
