Keluarga siswa dapat difasilitasi memperoleh PKH, Program Sembako, serta BPJS Kesehatan atau JKN. Pemerintah juga membuka akses pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan usaha, pelatihan UMKM, hingga program pelatihan dan penempatan kerja.
Dukungan juga mencakup sektor perumahan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
“Bukan sekadar sekolah gratis. Intervensinya juga menyasar keluarga agar rantai kemiskinan bisa diputus,” ujar Komar.
Baca Juga:Wamen Ossy Rapat Kerja Bersama Baleg DPR RI Bahas Penyusunan RUU Reforma AgrariaSekjen ATR/BPN Imbau Jajaran Satukan Visi Dukung Transformasi Layanan
Dengan pola tersebut, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memberi akses pendidikan, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi keluarga penerima manfaat untuk mendapatkan perlindungan sosial, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan dukungan perumahan.(kki)
