Dalam rapat koordinasi pelaksanaan Pilkades Cimanggung pada Minggu, 20 September 2026, disebutkan terdapat kekurangan anggaran sekitar Rp47,8 juta untuk sejumlah kebutuhan.
Kebutuhan tersebut antara lain honor Pantarlih dan Linmas, konsumsi pada hari pemungutan suara, mobilisasi kotak suara, serta kebutuhan administrasi lainnya.
Dalam kondisi tersebut, status setiap dana yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkades menjadi penting untuk diketahui. Jika memang ada uang yang telah diserahkan sebelum surat sumbangan dicabut, perlu ada penjelasan apakah dana tersebut termasuk dalam pembiayaan Pilkades atau memiliki status lain.
Baca Juga:Puskesmas Cimanggung Batal Jadi Rawat Inap Tahun Ini, Janji Dibangun 2027Dedi Mulyadi Jadwalkan Pertemuan dengan Dony dan Fajar Bahas Isu Pelecehan
Pencabutan surat memang menyelesaikan persoalan mengenai keberlakuan dokumen tersebut. Namun, persoalan penerimaan dana yang terjadi sebelum pencabutan masih membutuhkan penjelasan.
Hingga kini, informasi mengenai jumlah dana yang telah masuk, siapa penerimanya, serta bagaimana status dan penggunaannya perlu dijelaskan oleh pihak terkait, termasuk BPD, Panitia Pilkades dan Pemerintah Desa Cimanggung.
Transparansi tersebut penting agar pencabutan surat tidak berhenti sebagai persoalan administrasi, sementara status dana yang telah diterima justru masih menjadi tanda tanya.(win)
