Independensi Wartawan Tidak Boleh Terganggu Kepentingan, KDM: Informasi Harus Akurat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengingatkan insan pers agar tetap menjadi penjaga kebenaran informasi di te
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengingatkan insan pers agar tetap menjadi penjaga kebenaran informasi di tengah derasnya arus komunikasi publik. 
0 Komentar

Sebab itu, PWI Jabar di bawah komando Tantan kata dia, harus memiliki tanggungjawab untuk menjaga profesional profesi, organisasi, bangsa, dan negara.

“Kepercayaan, kehormatan, dan kemuliaan yang diterima hari ini sebagai pengurus nantinya harus dipertanggungjawabkan di akhir masa bakti,” katanya.

Selain itu, PWI ungkap Munir, merupakan organisasi terbesar di Indonesia dengan jumlah anggota sebanyak 30 ribuan lebih yang memiliki tanggung jawab menjaga kemerdekaan pers, mencerdaskan masyarakat, serta kemajuan bangsa dan negara.

Baca Juga:PPS Jadi Laboratorium Kehidupan, Dony: Membentuk Generasi PancawaluyaLumbung Pangan Baznas, Cetak Mustahik Jadi Muzakki, Ayi Subhan: Harus Mampu Mengubah Kehidupan

Pers, kata dia, harus berjalan bersama dengan pemerintah untuk tujuan sama mencerdaskan masyarakat, dan turut membangun bangsa dan negara, khususnya saat ini membangun Jabar.

“Sebuah keharusan para ‘stakeholder’ untuk saling bekerja sama ketika kita memiliki tujuan yang sama untuk kebaikan Jabar, bangsa, dan negara,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Jabar Tantan Sulthon menegaskan komitmen organisasinya untuk terus membangun hubungan yang produktif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tanpa meninggalkan fungsi utama pers sebagai pengawas kebijakan publik.

Ia menekankan, wartawan memiliki tanggung jawab ganda, yakni menyampaikan informasi terkait kinerja pemerintah sekaligus menjadi saluran bagi aspirasi masyarakat.

“Kita juga memiliki niat baik, Pak, untuk membesarkan, untuk terus menjadi mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tentunya pemerintah punya kinerja, masyarakat punya partisipasi, dan kita wartawan punya kewajiban untuk terus mengawal,” tegas Tantan.

Tantan mengungkapkan, PWI Jawa Barat saat ini menaungi lebih dari 1.000 anggota yang tersebar di 22 kabupaten dan kota, serta didukung empat kelompok kerja yang aktif menjalankan fungsi organisasi.

Dengan jaringan tersebut, PWI Jabar berupaya memastikan informasi pembangunan daerah tersampaikan secara luas, sekaligus membawa berbagai masukan masyarakat kepada pemerintah.

Baca Juga:HUT ke-68 Smansa, Dony Bekali Siswa Empat Modal SuksesGolkar Sumedang Siap Gelar Musda, Asep Kurnia: Proses Pencalonan Mengikuti Tahapan

“Dan tentunya kita juga akan menyampaikan apa yang sudah dilakukan Pak Gubernur, apa yang akan disampaikan Pak Gubernur kepada masyarakat, dan tentu sebaliknya. Kita akan menyampaikan apa yang menjadi keluh kesah masyarakat, apa yang menjadi aspirasi masyarakat, dan tentunya apa yang menjadi keinginan masyarakat,” ucapnya.

Tantan menambahkan, PWI Jawa Barat siap berkontribusi dalam mengawal berbagai program pembangunan daerah, termasuk mewujudkan visi “Jabar Istimewa, Kota Ditata, Lembur Diurus” yang menjadi arah pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi. (red)

0 Komentar