HUT ke-68 Smansa, Dony Bekali Siswa Empat Modal Sukses

HUT ke-68 Smansa, Dony Bekali Siswa Empat Modal Sukses
HUT ke-68 Smansa, Dony Bekali Siswa Empat Modal Sukses
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES — Nilai bagus dan segudang prestasi bukan jaminan seseorang akan sukses.

Ada empat modal yang harus dimiliki generasi muda: ilmu, pengalaman, jejaring, dan integritas.

Pesan itu disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di hadapan keluarga besar SMAN 1 Sumedang (Smansa) dalam peringatan HUT ke-68 sekolah tersebut, Kamis (1/10/2026).

Dony meminta para siswa tidak berhenti belajar di ruang kelas.

Baca Juga:Golkar Sumedang Siap Gelar Musda, Asep Kurnia: Proses Pencalonan Mengikuti TahapanDapat Dukungan Penuh, Bunda Bilqis Siap Nahkodai Partai Golkar: Ini Sejarah

Sekolah, menurut Dony, juga harus menjadi tempat untuk membangun pengalaman, keberanian berorganisasi, kemampuan berkomunikasi, hingga memperluas jaringan.

“Kalau mau sukses, pertama harus punya keingintahuan,” katanya.

Belajar, kata Dony, tidak hanya di sekolah, tetapi juga bisa di luar kelas, ikut diskusi, ikut organisasi.

Kedua, harus punya pengalaman, ketiga harus punya jaringan. Namun semua itu, lanjutnya, harus berdiri di atas fondasi integritas.

“Yang paling penting, pondasinya adalah integritas. Harus jujur. Kalau jujur akan dipakai orang. Jaga kejujuran,” tegas Dony yang juga sama-sama alumni Smansa.

Dony juga mengingatkan agar prestasi tidak membuat siswa kehilangan kerendahan hati.

Menurutnya, semakin tinggi pencapaian seseorang, semakin penting pula menjaga adab dan menghargai orang lain.

“Belajar terus dan berprestasi, tetapi prestasi jangan membuat kita sombong. Punya prestasi harus tetap rendah hati,” ujarnya.

Pesan lain disampaikan Dony terkait penggunaan media sosial.

Baca Juga:Bupati: Reforma Agraria, Cimarias-Cinangerang Jadi PrioritasSahkan Raperda, Ketua DPRD Sumedang Apresiasi Semua Pihak

Di tengah derasnya arus informasi, siswa diminta tidak gampang percaya, membagikan, apalagi mengomentari sebuah informasi tanpa mengetahui kebenarannya.

“Di era media sosial, tingkatkan terus literasinya, pengetahuannya, literasi digitalnya. Jangan mudah untuk men-share, jangan mudah untuk mengomentari,” tutur Dony.

HUT ke-68 Smansa, bagi Dony, bukan sekadar perayaan bertambahnya usia sekolah.

Momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi atas perjalanan panjang Smansa dalam mendidik generasi muda.

Ia berharap Smansa terus menjadi sekolah yang maju, berprestasi dan berkarakter serta melahirkan lulusan yang mampu berkontribusi lebih luas.

“Semoga Smansa terus maju, berprestasi, berkarakter, serta konsisten melahirkan generasi terbaik untuk Sumedang, Jawa Barat, Indonesia dan dunia,” pungkasnya. (red)

0 Komentar