SUMEDANGEKSPRES – Situasi saat ini sejumlah siswa masih berdatangan ke rumah sakit dengan keluhan mual, muntah dan diare setelah mengonsumsi menu makan bergizi gratis (MBG) dari salah satu SPPG di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.
Karena daya tampung di IGD RS Siloam Putera Bahagia yang sudah penuh, sebagian siswa dari 3 sekolah tersebut dirujuk ke RST Ciremai.
“Saat ini di IGD sudah penuh, jadi siswa yang baru datang dirujuk ke RST Ciremai,” demikian dilaporkan wartawan di lokasi kejadian.
Baca Juga:Sejumlah Siswa SD di Kalijaga Cirebon Sakit Perut Usai Konsumsi MBGPemda Sumedang Matangkan Penertiban 5.100 KJA Liar di Waduk Jatigede, Ditargetkan Tuntas dalam Tiga Tahun
Salah satu orang tua siswa di lokasi juga membenarkan bahwa jumlah siswa yang ditangani di IGD cukup banyak.
Banyak sekali sampai ke lorong-lorong,” kata orang tua siswa tersebut.
Orang tua siswa lainnya, Agus Bachtiar mengaku kaget saat dihubungi ketika anaknya mengeluhkan mual dan muntah.
Saya telepon gurunya, menanyakan kenapa anak muntah-muntah setelah makan. Ternyata guru menginformasikan bahwa siswa lain juga mengeluhkan hal yang sama,” tuturnya.
Kemudian Agus bergegas membawa anaknya ke rumah sakit dan mendapati situasi di IGD sudah ramai dengan orang tua dan siswa yang mengeluhkan hal sama.
Agus mengungkapkan, berdasarkan pengakuan anaknya, telur puyuh tersebut sudah terasa asam saat dikonsumsi.
“Tadinya saya berpikir anak saya kondisinya sedang kurang enak badan. Tapi ternyata siswa lain juga merasakan hal yang sama setelah mengonsumsi MBG,” bebernya.
Baca Juga:Gebyar Layanan Publik di Citimun, Dekatkan Pelayanan kepada WargaDi Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah
Siswa dikabarkan berasal dari 3 sekolah di sekitar Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon yang dilayani oleh salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Salah satu orang tua siswa, Dony Armando mengungkapkan, anaknya mengeluhkan sakit perut begitu tiba di rumah.
Mual, muntah dan BAB. Katanya habis makan sayur sop dan telur puyuh,” kata Dony, saat ditemui radarcirebon.com, Selasa, 20, Oktober 2026.
Menurut Dony berdasarkan pengakuan anaknya, sayur sop menu makan bergizi gratis (MBG) tersebut dikonsumsi saat jam istirahat. Kemudian keluhan baru dirasakan sekitar pukul 15.00 WIB.
“Saya ke rumah sakit, ternyata sudah banyak anak-anak dan orang tua dari SD lain,” tuturnya.
